Beautiful doctor

Beautiful doctor

  • WpView
    Reads 157
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Nov 22, 2020
(TOLONG DIBACA YA KARENA ITU SANGAT BERHARGA BAGIKU). (APA LAGI VOTE DAN KOMEN KALIAN) Ini kisah seorang gadis yang disangka janda karena mengasuh seorang anak laki-laki yang berumur empat tahun. Dia kehilangan masa mudanya,tapi ia tidak masalah karena emang niatnya dari awal mau mengurus anak itu,walau pun banyak lelaki yang pergi karena tau dia memiliki anak. menurutnya disitu lah ia bisa melihat mana lelaki yang serius dan mana yang tidak. Misyella aurista pradipta-,gadis yang berasal dari keturunan yang lumayan kaya,tapi memilih hidup sendiri dengan alasan mau mandiri,dan ia juga mengurus anaknya dengan jerih payahnya sendiri yaitu menjadi dokter di salah satu rumah sakit ternama. //plagiat dilarang mendekat// (MUDAH-MUDAHAN BANYAK YANG MINAT)
All Rights Reserved
#18
pungut
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Juan [REVISI]
  • My Happy Ending [TELAH TERBIT]
  • Dokter Are you Crazy? (Proses Revisi)
  • Nap of Love
  • Dokter Hati [OPEN PO]
  • TERIMAKASIH SUDAH BERTAHAN -  REUPLOAD
  • PAMIT (END)
  • Rasa Dalam Sujudku

Ini bukan kisah romansa dimana si pangeran sekolah jatuh cinta dengan primadona sekolah, bukan pula kisah si badboy yang jatuh cinta dengan seorang gadis polos, apalagi kisah si tukang bully yang jatuh cinta dengan korbannya. Sekali lagi ku ingatkan, ini bukanlah kisah romansa remaja masa kini. Kisah ini hanyalah perjalanan hidup seorang remaja dalam menjalani hidupnya. Ini kisah seorang remaja yang mencoba bertahan di tengah kerasnya dunia, dimana ketidakadilan benar-benar nyata. Cerita ini penuh dengan diskriminasi terhadap ia yang tidak 'sempurna'. Tentang mereka yang terjebak dalam nerakanya dunia. Tentang segala luka dan tangisan yang teredam. Tentang ketidakadilan yang ia rasa, sebab keadilan hanya milik mereka yang 'berpunya'. Kisahnya tidak berhenti di sana, sebab masih banyak luka yang akan ia rasa. Mereka yang ia harapkan dapat menyembuhkan luka, nyatanya hanyalah pemberi luka paling banyak. Ia hanya berharap hadirnya dapat diberi kasih, tapi bagaimana bisa jika hadirnya saja tak pernah diharapkan. Karena ia adalah hadir yang membawa luka. Jangan pikir bahwa ia tak pernah melawan, karena nyatanya, ia akan selalu melawan meski perlawanannya tak pernah membuahkan hasil. Sebab keadilan bukanlah miliknya. Memangnya apa yang bisa diharapkan di dunia ini? Jika memang masih ingin bertahan, maka jangan terlalu berharap kepada seseorang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines