Tropika Untukku

Tropika Untukku

  • WpView
    Reads 178
  • WpVote
    Votes 59
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Oct 8, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
"Lo naksir gue hm?" tanya Afgan santai "Dih ngimpi lo. dasar tropis!" gumam Zahra _______________________ Menurut Zahra ini tentang Afgan cowok yang memiliki sisi seperti iklim tropis.namun bagi Afgan sendiri sirinya biasa - biasa saja tidak selebay yang di pikirkan Zahra. Waktu terus berlalu dan semua kenyataan tentang Afgan mulai dia ketahui hingga, Zahra berada di antara pilihan apakah pergi adalah jalan keluar atau memilih menetap dengan berpura pura amnesia saja. Zahra bertanya pada dirinya sendiri "Gue harus gimana sekarang?" __________________ "Lo mau apa?" tanya Zahra "Kalau cuman bahas hal nggak penting gue pamit!" Afgan bingung namun dia harus tetap menjelaskannya pada Zahra "Zah dengerin gue dulu!" Afgan baru berani berbicara sedangkan Zahra sudah melangkah jauh dan tidak bisa mendengar suaranya lagi. __________________ - ~ ~ ~ Oke kira kira gima alur ceritanya aku pun nggak tau🤔 Mungkin ceritanya gaje banget jadi maaf Selamat membaca Jadwal up gk tentu✍️🙏
All Rights Reserved
#947
dia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Baneblood Brotherhood (hiat)
  • My possesive boyfriend
  • Kelas A [End]
  • Your Maps (END)
  • Evando&Seraphine [END]
  • Vellyn The Strange Woman (Re-publish, New Versi)
  • BE MINE!! [Forth Coming]
  • FIGURAN!
  • [As3] Cerita Aku, Kamu Dan Kita
  • LOVE STORY QIANARRA

[ Fanfiction Boboiboy ] ~ "Sekali tertuduh tetap tertuduh." Malam itu, satu-satunya saksi hanyalah dia. Ia pasrah pada nasib jika orang itu membocorkan segalanya. "Gue tetep dikubu lo!" "Gue pembunuh!" Siapa sangka, bahkan ketika keduanya tidak lagi dekat, orang itu tetap menyimpan semuanya dengan baik. Sampai keduanya sadar, ada bejana yang lebih besar mengintai dari sudut kegelapan yang paling gelap. Remang-remang namun berbahaya, sesuatu berbisa yang menyebabkan huru-hara. Jenis gelap yang membinasakan nafas sampai tidak bersisa, jenis petaka yang membawa badai nestapa dan menggerus habis sisa kewarasan. "Lo yakin kita mampu? Gue udah nggak kuat, gue nggak bisa. Ayo udahin aja, ngaku kalah dan biarin mereka bunuh kita." "Lo gila?! Bayarannya Adik lo! Lo lupa Ice jadi taruhan didepan sana?!" "Terus harus gimana?! Semuanya juga nuduhnya gue yang jadi perkara!" "Makanya jangan nyerah! Yakinin mereka kalo lo cuma korban fitnahan!" Tapi bagaimana? Semuanya terlanjur lebur. Dia hanya memiliki dua pelipur lara, pun salah satunya dirusak habis seperti boneka tidak berharga. Sementara satu lainnya menjadi tameng padahal psikisnya tidak baik-baik saja. Tuhan, ini bagaimana? ~ • Angst, thriller, mental illness, criminal act • 15+ • Just Fanfic • Masa Rombak • Jokes LGBT bertebaran ©Nan4yz_

More details
WpActionLinkContent Guidelines