We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Bad Boy Vs Bad Girl

Bad Boy Vs Bad Girl

  • WpView
    Reads 164
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadComplete Tue, Mar 30, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
"eh Lo kutil badak ngapain anjirr ada disini?", tanya Elza "Menurut lo gw lagi ngapain matanya katarak apa gimana", ucap elina ngegas. "Ya kan gw nanya gituh dikira gw lagi berak jongkok gituh",balas Elza. "Fix mata Lo buta ya lagi nunggu gerbang dibuka ini malah dibilang lagi berak nyenyenye", ucap elina sambil memutar bola matanya dengan malas. . . . Gw kasih tau ceritanya tapi harus simpen dulu ke perpus kalian okeh(◍•ᴗ•◍)
All Rights Reserved
#22
ezra
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PERFECT BAD COUPLE (TERBIT)
  • THREE GIRLS AND ALL STAR  [REVISI]
  • SATRIA (End)
  • Cracked Love
  • Angkasa
  • Alexxa Or Clara [END]
  • KAYLA : I DESERVE TO BE LOVED
  • SPOILEDBOY
  • Sweet Combat
  • DERREN

Beberapa detik tatapan mereka beradu. Athur menajamkan tatapan saat Milla terus menatap matanya. "Jangan berani tatap gue!" "Kenapa? Mata lo sakit?" Bukan mundur. Milla malah semakin maju. "Jangan lihat mata gue!" tegas Athur memalingkan wajah. "Oo jadi lo itu sakit mata? Atau mata lo ada beleknya ya? Dih jorok." "Diam!" Milla tersenyum menantang. Ia pindah posisi di depan Athur sehingga cewek itu semakin leluasa menatap mata Athur. Milla mempertajam penglihatan. Ia penasaran, memang ada apa di mata Athur. "Mata lo baik-baik aja. Gak merah tuh," ucapnya bak seorang dokter spesialis mata. Athur menunduk menatap mata Milla penuh amarah. "Minggir." Satu kata keluar penuh penekanan. Bukan Milla jika segera mundur saat ada hal yang menyenangkan. Milla malah semakin maju dan menatap mata beriris hitam pekat itu. "Jangan-jangan mata lo katarak ya. Atau malah mata lo punya virus menular jadi orang lain gak boleh lihat mata lo," ucap Milla bernada berlebihan. Sampai-sampai ia membelalakan mata, membuka mulut serta meletakkan kedua tangan di pipi. Emosi yang sejak tadi Athur kendalikan kini sudah di ujung tanduk. Baru kali ini ada orang yang berani menatap matanya. Bahkan sedekat ini. Apalagi baru kali ini kata-kata dingin Athur tidak mempan. Saat semua orang menunduk ketika Athur mengedarkan pandangan. Milla berbeda. Saat semua orang takut untuk berbicara dengan Athur. Milla berbeda. Dan saat semua orang diam ketika Athur berbicara. Milla berbeda. Tatapan Athur lurus pada mata Milla. "Gue akan buat lo nyesel berani tatap mata gue!" tegasnya bernada mengancam.

More details
WpActionLinkContent Guidelines