Auristella

Auristella

  • WpView
    Reads 32,841
  • WpVote
    Votes 3,221
  • WpPart
    Parts 64
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Nov 2, 2024
"Akulah yang akan selalu memelukmu kapanpun kau jatuh. Hanya aku saja yang mampu melakukannya. Karena aku adalah......" Sheryl mengerjapkan mata. Peluh membanjiri tubuhnya. Badannya bergetar hebat. Mimpi itu. Datang lagi. Mimpi yang sama. Entah siapa yang mengatakannya. Wajah laki-laki itu tak tampak jelas di mimpinya. Hati Sheryl selalu terasa sesak setiap kali bermimpi hal itu. Jelas itu adalah mimpi indah, tapi Sheryl selalu merasa sepertinya itu adalah mimpi yang buruk sekali. Kalimat itu, terus terngiang di dalam benaknya. Mimpi itu terasa nyata. Sangat nyata. Sheryl. Si gadis tua nan sukses. Usianya 32 tahun dengan gelar berteret pada namanya. Berasal dari keluarga baik-baik, kaya raya dan terpandang. Seorang dokter kandungan yang terkenal ramah dan baik, idola setiap ibu-ibu. Penghasilannya perbulan cukup untuk membeli mobil. Jika saja Sheryl tidak menjadi dokter seperti permintaan ibunya, maka Sheryl bisa dipastikan ada di deretan model papan atas perancis. Tubuhnya yang langsing semampai dan wajah nya yang cantik membuat semua ibu-ibu mengelus perut dan membisikkan doa "semoga jika anakku kelak perempuan, akan cantik, pintar & baik seperti dr. Sheryl". Ya. Sheryl nyaris sempurna, jika saja Sheryl mau menyembunyikan semua keburukannya. Perokok, Pemabuk, Dunia malam, ditambah lagi keperawanannya yang telah hilang membuat tak ada satupun laki-laki yang mau menikah dengannya. Sheryl juga tak segan mengatakan bahwa indung telurnya hanya berfungsi satu yang mengakibatkan dia sulit memperoleh keturunan. Jelas saja tidak ada laki-laki yang mau menikah dengannya. Anehnya, Sheryl bersorak gembira jika tiap pria yang dijodohkan dengannya pergi meninggalkannya begitu saja. "3 dari 4 pernikahan berakhir dengan kegagalan. Akankah kamu tetap terjun dari tebing jika dikatakan 3 dari 4 parasut itu tidak terbuka dan kamu akan berakhir dengan kematian? Aku jelas tidak mau dan tidak akan menjadi orang bodoh tersebut" - Dr. Amarylis Sheryl Auristella, M.Sc. SpOG (K) -
All Rights Reserved
#233
akpol
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Be My Medicine [REVISI]
  • Stay (Away)
  • Sweet But a Little Psycho (COMPLETED✔)
  • Heart & Vein END
  • Imam Pilihan Appa [end]
  • Possessive The Devil [COMPLETED]
  • Pacaran Sama... Dokter Cuek! (Selesai)
  • Dokter Are you Crazy? (Proses Revisi)
  • I HATE YOU KOMANDAN!!! {END} ✓
  • AKSARA Garis Pertemuan

Judul awal : Double A! Grachella Ivanna Azelline, seorang siswa SMA pembuat onar di sekolahnya. Tidak suka diatur dan keras kepala. Bertemu dengan Geovano Arsenio Ganendra, dokter muda yang sangat menjunjung tinggi kedisiplinan. Apa jadinya jika mereka harus serumah? *** "Aduh Pak Dokter, bisa gak sih jangan bawel? Gue tuh cape tau. Habis pulang sekolah langsung diomelin gini," "Kamar kamu berantakan, seperti kandang Babi," "Bener-bener ya!" *** "Pak dokter, kok gue jomblo ya? Perasaan gak jelek-jelek amat," "Itu tandanya kamu gak laku," "Idih, Pak dokter juga jomblo ya. Berati gak laku juga dong?" "Berati cocok kan, kamu jomblo saya juga jomblo. Berati kita bisa nikah," *** Perilaku mereka yang bertolak belakang membuat pertengkaran sering terjadi di antara mereka yang akhirnya menimbulkan rasa nyaman. Mereka adalah anak yang dipaksa menuruti keinginan orang tuanya. Menurut Azel, Arsen adalah obat untuknya disaat dia lelah, sedih, dan ketika dunianya hancur.

More details
WpActionLinkContent Guidelines