Kapal Merah

Kapal Merah

  • WpView
    Reads 110
  • WpVote
    Votes 20
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 30, 2021
WpInfo
Fanfic
NCT
Banyak perbedaan antara Kalula dan Keano. Menjalin hubungan dari awal pun sudah terasa sangat salah. "Nggak bisa, Lula. Kita nggak ditakdirkan bersama. Saya masih banyak kurangnya, menghidupi kamu aja susah." - Keano Hadyan. "Kita yang bisa ubah takdir kita, Ano. Kamu mau terus dibelenggu sama kenyataan yang ada?" - Kalula Akasia. "Ih lo mah, nikah nikah seenak jidat aje, emang mau ngasih makan anak sama istri nasi ayam setiap hari?" - Beni Kavindra. Kapal yang akan bertahan atau kapal yang akan karam? Update seminggu sekali. PG-18. Ayo bijak dalam membaca. Rabu, 12 Mei 2021.
All Rights Reserved
#441
hangyul
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Eshal Renjana (Lengkap)✔
  • OM OM??[1]⛔ IMAGINE KIM MINGYU X YOU X JUNG JAEHYUN ⛔
  • Darsa (END)
  • I Promise - Haechan [TERBIT]
  • [1] SEAMIN TAK SEIMAN [end✓]
  • Taken
  • APHRODITE
  • Something, We Called It Love

"Gala.." lirih gadis itu yang kini menatap nanar ke arah laki-laki disampingnya. "Kenapa hem?" Tanya nya kemudian, satu tangannya terangkat mengusak rambut hitam itu yang dibiarkan tergerai. Cantik, sangat cantik. "Papah.." Gadis tersebut berhenti sejenak, tak kuat melanjutkan kalimatnya tatkala suara isakan lolos begitu saja dari kedua belah bibirnya. Hatinya gundah. "Papah mau nikah Gal, gue takut-" "Gue takut papa gak sayang lagi sama gue. Gue gak bisa." Tangisnya pecah, takut, sebelumnya ia tidak pernah merasakan ketakutan seperti ini. Ia sungguh tidak bisa walaupun hanya untuk sekedar membayangkan bagian terburuknya. Laki-laki disampungnya hanya bungkam. Tak pandai mengucapkan kalimat-kalimat menenangkan direngkuhnya tubuh itu kedalam dekapannya. Dipeluknya erat, seolah-olah mengatakan bahwa gadis itu akan baik-baik saja. "Dengerin gue, kalaupun itu terjadi. Lo masih punya gue. Rumah kedua lo. Orang yang akan selalu ada disamping lo." -------------- "Gala....tolong jangan tinggalin gue." Mohon Renja. Kedua air matanya kian berderai ketika Gala justru malah bangkit berdiri dari duduknya. "Maaf Ren, gue gak bisa. Dia butuh gue." Ucapnya dan segera bergegas pergi. Meninggalkan Renja sendirian yang kian menganga lukanya dan sama membutuhkannya. Atau bahkan sangat membutuhkannya. Dan untuk yang kesekian kalinya ia ditinggalkan oleh orang-orang tersayangnya. Nyatanya manusia itu berubah. Ia menyesal karena pernah begitu percaya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines