Kapal Merah

Kapal Merah

  • WpView
    Leituras 109
  • WpVote
    Votos 20
  • WpPart
    Capítulos 4
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização dom, mai 30, 2021
Banyak perbedaan antara Kalula dan Keano. Menjalin hubungan dari awal pun sudah terasa sangat salah. "Nggak bisa, Lula. Kita nggak ditakdirkan bersama. Saya masih banyak kurangnya, menghidupi kamu aja susah." - Keano Hadyan. "Kita yang bisa ubah takdir kita, Ano. Kamu mau terus dibelenggu sama kenyataan yang ada?" - Kalula Akasia. "Ih lo mah, nikah nikah seenak jidat aje, emang mau ngasih makan anak sama istri nasi ayam setiap hari?" - Beni Kavindra. Kapal yang akan bertahan atau kapal yang akan karam? Update seminggu sekali. PG-18. Ayo bijak dalam membaca. Rabu, 12 Mei 2021.
Todos os Direitos Reservados
#924
hangyul
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Eshal Renjana (Lengkap)✔
  • ARDHANA
  • Irreplaceable You [✓]
  • [1] SEAMIN TAK SEIMAN [end✓]
  • Nikah || End✓
  • TREASURE : Give Me A Chance [Jung Jaehyun]
  • I Promise - Haechan [TERBIT]
  • Kita Pernah Berhenti (Completed)

"Gala.." lirih gadis itu yang kini menatap nanar ke arah laki-laki disampingnya. "Kenapa hem?" Tanya nya kemudian, satu tangannya terangkat mengusak rambut hitam itu yang dibiarkan tergerai. Cantik, sangat cantik. "Papah.." Gadis tersebut berhenti sejenak, tak kuat melanjutkan kalimatnya tatkala suara isakan lolos begitu saja dari kedua belah bibirnya. Hatinya gundah. "Papah mau nikah Gal, gue takut-" "Gue takut papa gak sayang lagi sama gue. Gue gak bisa." Tangisnya pecah, takut, sebelumnya ia tidak pernah merasakan ketakutan seperti ini. Ia sungguh tidak bisa walaupun hanya untuk sekedar membayangkan bagian terburuknya. Laki-laki disampungnya hanya bungkam. Tak pandai mengucapkan kalimat-kalimat menenangkan direngkuhnya tubuh itu kedalam dekapannya. Dipeluknya erat, seolah-olah mengatakan bahwa gadis itu akan baik-baik saja. "Dengerin gue, kalaupun itu terjadi. Lo masih punya gue. Rumah kedua lo. Orang yang akan selalu ada disamping lo." -------------- "Gala....tolong jangan tinggalin gue." Mohon Renja. Kedua air matanya kian berderai ketika Gala justru malah bangkit berdiri dari duduknya. "Maaf Ren, gue gak bisa. Dia butuh gue." Ucapnya dan segera bergegas pergi. Meninggalkan Renja sendirian yang kian menganga lukanya dan sama membutuhkannya. Atau bahkan sangat membutuhkannya. Dan untuk yang kesekian kalinya ia ditinggalkan oleh orang-orang tersayangnya. Nyatanya manusia itu berubah. Ia menyesal karena pernah begitu percaya.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo