Teenager (Puberty teens)

Teenager (Puberty teens)

  • WpView
    Reads 6,796
  • WpVote
    Votes 52
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 1, 2011
My name is Sera Leire. Recently celebrated my 14th birthday. It was hard to get through puberty. It's like it wasn't myself, and i felt uncomfortable at all with everything. However, puberty is making me afraid of being a teenager, uh, and then becomes an adult. To face my fears, I'll try to adapt myself to be a new youth. I've forced myself to things that are usually carried out by teenagers nowdays. Actually, this adaptation makes me always look silly and like a fool. Namaku Sera Leire. Baru saja merayakan ultah ke 14 tahun. Sulit sekali rasanya melewati masa-masa pubertas. Aku merasa bukan diriku, dan merasa kurang nyaman sekali dengan segalanya. Tetapi, masa pubertas ini membuat aku takut menjadi remaja, uh, apa lagi menjadi orang dewasa. Untuk menghadapi ketakutanku itu, aku berlatih dan membiasakan diriku untuk menjadi remaja baru. Ku paksakan diriku untuk hal-hal yang biasa dilakukan oleh remaja-remaja masa kini. Sebenarnya adaptasi baruku ini membuatku selalu terlihat konyol.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sebuah Rasa
  • (1) HIM ✔
  • Rewrite My Heart 2 [TERSEDIA DI GRAMEDIA]
  • REVANARA
  • RIVER FOR BEGINNER
  • Never be Alone
  • KANARA [COMPLETED]
  • OFFICIALLY MISSING YOU
  • GALANG [SELESAI]
  • NOISY SOUL [Ongoing]

Selamat Membacaa🌾 "Reyyy,"panggil Dimas Aku menoleh, "hmm, kenapa?" "Gak tau kenapa, gue rasa lo tuh unik" "hah unik gimana maksud lo?" tanyaku butuh penjelasan "Gue juga gak tau, tapi menurut gue lo unik" ucap dimas dengan wajah yang gak bisa di tebak. Gak boleh ke pedean hanaa, takutnya dia cuma prank lo. Setelah beberapa saat ku perhatikan lagi ,benar wajahnya serius ini beneran bukan prank. Gue harus gimana? seneng atau sedih? hati gue gelisah "Dim andai lo tau, selama kita temenan gue mulai nyaman, rasa nyaman ini yang tumbuh dengan sendirinya karena lo sering interaksi sama gue, gue berharap lo jauhin gue, tapi sisi lain gue takut kehilangan orang baik kaya lo. Perasaan yang gue rasain, cukup gue sama Allah aja dim yang tau dan harus gue sembunyiin sebaik mungkin. Lagi-lagi gue takut lo jauh dari gue. Walaupun cepat atau lambat lo akan jauh dengan cara lo sendiri" Ya beginilah resiko punya rasa sama sahabat sendiri, suatu saat akan sakit dengan keadaan yang sebenernya gak rela liat dia sama yang lain. Tapi gimana, cuma bisa berdoa aja biar dia dapet yang baik. dan bilang sama Allah, kalo bisa dia sama aku aja hahaha maksa yaa. Kadang pengin bersikap bodo amat, tapi kepo. Kepo malah nyesek. Ahh serba salah. #Friendzone #Keluarga #Fiksiremaja #humor

More details
WpActionLinkContent Guidelines