Taman mini

Taman mini

  • WpView
    Reads 5
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Nov 19, 2020
Masa kecilku....aku masih teringat jelas bagaimana indahnya permainan dulu, seperti petak umpet ketika teman yang jaga kita tinggal pulang. Ah... sangat menyenangkan sekali.. apalagi pas musim buah mangga, dari pagi hingga sore di sawah bersama-sama rujakan, mangga tinggal ambil lombok tinggal metik. Ketika kepanasan langsung berenang di bendungan. Aku sangat bersyukur karena apa yang dulu kita rasakan belum tentu bisa dirasakan anak zaman sekarang. mirisnya sekarang hampir hilang digerus derasnya kemajuan zaman, dari gadget, Hp, game oline itu semua seakan-akan sudah menjadi kebutuhan pokok kita. Seakan-akan aku tanpamu... sangat diperlukan. Yang dulu sangat merindukan tukang pos balasan surat dari keluarga yang jauh, yang dulu makan ayam goreng setahun sekali, yang dulu. Waktu aku kecil alhamdulillah ibu saya menyusui 2 tahun lamanya... sekarang mama-mama mudah ada yang menyusui tidak sampai 2 tahun, ada yang tidak mau dan di ganti dengan susu kaleng, nah susu kaleng itu susu sapi, sebenarnya anaknya itu anak sapi atau anaknya sendiri. Jadi anak zaman sekarang kalau disuruh " nak belikan ibuk telurr" pasti jawabannya " Emohh..." . Kenapa demikaian...karena minum susu sapii. 😂 cukup sekian dari saya apapun keadaan kita apapun kondisi kita tetap bersyukur tetaplah berterimakasih kepada yang memberi kehidupan. sekian.
All Rights Reserved
#85
gmail
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hai, Kak! (END)
  •   *{ MAFIA POSESIF (DIAM)}*  '''CHOI YN X JEON JUNGKOOK '''
  • Become Baby Boy✓
  • Sold Out!!
  • Time Machine and A Pen [kpop oneshoot]
  • ARKAN |END| Belum Revisi
  • Suamiku Amnesia (REPOST)
  • My protective and perfect boyfriend
  • aza

"Sudahlah jangan terlalu banyak menuntut, kau matipun saya tidak peduli!" • Lahir didunia bukanlah permintaanku, namun mengapa perlakuan dan perkataan buruk selalu menghampiriku? Dimana letak kebahagiaan? Katanya hidup memiliki keluarga yang utuh adalah impian setiap anak. Baru sempet bikin cerita lagi, dan kayanya cerita ini agak pendek, buat ngisi waktu luang aja. Semoga kalian suka ya sama cerita ini. Thankyou!!

More details
WpActionLinkContent Guidelines