I'm not perfect

I'm not perfect

  • WpView
    Reads 49
  • WpVote
    Votes 17
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 3, 2021
Warning! maklumin aja ini kali pertama saya nulis yaaahhhh.... Lo mau tau kenapa gue nyeret lo kesini, " ucap zikel dengan raut kejahilan seorang lelaki. Ngk tau, " respon aca dengan tenang seakan tidak tau raut yang di nampakkan zikel barusan. Zikel menjauhkan dirinya dari aca lalu menatap aca dari bawah ke atas dan tersenyum jahil. Ia kembali melangkah kakinya mendekat kepada aca. Mau gue.... , " bisik tepat pada telinga kiri aca. Kalo kepo sono baca ampe end okeyy
All Rights Reserved
#1
mengharapkan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Misi Kalisa (End)
  • Davidson || END
  • Taman Sekolah {END}
  • Gadis Bar-bar Dengan Sejuta Pesonanya
  • Badai Tak Berujung [ON GOING]
  • Don't First Love
  • Go Go Ara! ✔
  • RA-YLA (Bad Girl Vs Cold Ketos)✓{OPEN PO}
  • ARGA [Completed]
  • Bad Girl vs Ice Boy [PRE-ORDER]✔

"Ngapain lo!" Suara seseorang menyadarkanku, membuatku berbalik lalu menatapnya intens. Cowok belagu lagi. "Menurut lo, gue ngapain disini?" Ucapku setelah satu detik mencoba setenang mungkin. Dia menatap langit langit perpustakaan. Lalu menatapku kembali. "Lo ngadem kan," ucapnya dingin. Dia bukan bertanya, lebih tepatnya nuduh. "Sotoy banget lo!" Ucapku ketus tapi masih kategori pelan. "Aneh aja. Cewek kaya lo meluangkan waktu di perpus, apalagi sekarang nyari buku di rak matematika," ucapnya datar. "Emang kenapa?" Sahutku mulai kebawa emosi. Dia tersenyum miring. "Nggak pantes!" Ucapnya sambil mengeja. Lalu meninggalkanku dengan tersenyum devil. "Kenzo," panggilku berhasil membuatnya menoleh. Risih banget pertama kali manggil namanya. "Keren doang ya muka lo, tapi mulut lo busuk!" Mampus lo! Sakit hati sakit hati lo. Bodo amat dah. "Jadi gue keren?" "What?" Aku shock mendengarnya. "Thanks ya," ucapnya tersenyum sekilas sebelum benar benar meninggalkanku.

More details
WpActionLinkContent Guidelines