Syakira Fairuz

Syakira Fairuz

  • WpView
    Reads 273
  • WpVote
    Votes 78
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 16, 2021
Memilih seorang untuk dicintai bukanlah pilihan tapi takdir yang telah membuatnya. Ketika hati ini terbuka untuk mencoba mencintainya namun, kenapa alam seperti ingin menguji cinta yang telah terbentuk dari dua insan Adam dan hawa. Di keheningan malam aku terbangun membasuh kulit ini dengan air wundhu meminta kepada sang ilahi agar di pertemukan dengan cinta yang telah lama menghilang. Namamu tidak pernah luput dari doa malamku. Setelah sembilan puluh sembilan butir tasbih telah selesai menyebut asma Allah, "namamu yang ada dalam doa malamku" Selalu aku bawa dalam setiap curahan hatiku kepada yang kuasa. Namun harapan harapan yang selalu aku panjatkan dalam sholatku menghasilkan buah MAUNI. Karena keserakahan nya. "Maafkan aku! aku berjanji tak akan mengulanginya lagi, aku menyesal dengan kebodohanku, mengambil sesuatu keputusan tanpa melibatkan Allah SWT."mohonya dia di Depan kakiku. "Maafkan aku kalau sekiranya aku pernah merebut posisi wanita di hatimu, sekarang kamu bisa bahagia dengan pilihanmu" ucapku.~Syakira Fairuz~ Follow dulu sebelum membaca!!
All Rights Reserved
#49
halal
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Badgirl Masuk Pesantren (END)
  • cinta yang terlambat
  • Cintaku Hanya Untukmu Istriku
  • Kutunggu Hijrah Subuhmu (TERBIT)✅
  • Tahajjud cinta (TERBIT)
  • MENJAGAMU LEWAT DOA
  • JAUH DIMATA DEKAT DIDOA
  • Sinar Cinta Hulya
  • Senja Bersamamu | √
  • MAS WILDAN [END]

[Republish-Revisi] Alisya Azzahra Maudy Ayundari. Bayangkan jika seorang Badgirl masuk Pesantren? Sifatnya yang tomboy, jarang betah berada di rumah, dan sering kali mengikuti balapan dengan teman-temannya. Hingga kedua orang tuanya memutuskan sang anak untuk pindah ke sebuah Pondok Pesantren milik sahabatnya. "Papa... Alisya nggak mau masuk Pondok Pesantren! Alisya janji pasti bakal berubah paah... papa... " "Ini semua demi kebaikan kamu juga Alisya dan maaf untuk hal ini mama sangat setuju dengan keputusan papa." "Pokoknya Alisya nggak mau! TITIK!! Mama Alisya nggak mau. Mama jangan tinggalin Alisya!! Mama dengerin Alisya dulu... Ck, ish!" Dan keputusan pun telah dibuat dan tidak bisa diganggu gugat. Mau tidak mau Alisya harus menuruti permintaan kedua orang tuanya. Hingga saat Alisya tinggal di Pondok Pesantren ia bertemu dengan seorang lelaki yang ia juluki sebagai pengganggu hari-harinya. Lalu apakah sikap Badgirl nya akan berubah jika sudah tinggal di Pesantren? Dan siapakah sosok lelaki yang dimaksud olehnya? *** Muhammad Ali Yusuf Alfaidzhan Ali. Yup itu adalah nama yang sering disapa dan dikenal dikalangan Pondok Pesantren. Ali sangatlah populer dikalangan para santri dan wati di Pesantren tersebut. Dikarenakan Ali adalah sosok laki-laki yang sangat ramah, baik, dan yang lebih memesona lagi adalah akhlak dan ketampanannya. Ali selalu menampilkan senyumannya kepada siapapun dan bersikap ramah kepada siapapun. Namun ternyata dibalik senyumannya itu, Ali tidaklah nyata tersenyum bahagia. Melainkan Ali adalah sosok yang rapuh dibalik senyumannya. Ali mampu menampung kesedihan yang mendalam dan sebisa mungkin Ali menyembunyikan dalam diamnya meski sering kali Ali menangis di dalam bilik kamar seorang diri. Lalu apakah alasan Ali bersedih dan sering kali menangis? ___ Penulisan masih jauh dari kata sempurna. Mohon diingatkan apabila ada kesalahan. Selamat membaca ❤️ Cerita Oleh Nurulstyansh #fiksi-islami

More details
WpActionLinkContent Guidelines