We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Menggapai Sebuah Makna

Menggapai Sebuah Makna

  • WpView
    Reads 17
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Feb 11, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Menceritakan tentang seseorang wanita bernama Asyafia yang sering menciptakan pertanyaan demi pertanyaan tentang takdir yang sering membuatnya merasa seolah Allah itu tidak sayang padanya, selalu beranggapan buruk dengan jalan takdir hidupnya. Berbagai hal yang sering menguji kesabaranya. Sebagai seorang wanita yang tidak punya didikan Agama akhirnya, ia menjadi seorang wanita yang tidak punya adab dan akhlak hingga suatu saat ia bertemu dengan seorang lelaki yang hanya menginginkan tubuhnya. Setelah puas ia ditinggalkan oleh lelaki tersebut membuat ia bertambah benci dengan kehidupanya dan ingin mengakhiri hidupnya. Namun, ada sesuatu yang membuatkan ia tersedar dari keinginan buruknya ketika ia mendengar sesuatu. "Astaghfirullahal'azim"ia berkata dalam hati.Tanpa ia sadari air matanya mengalir deras.Sehinggalah suatu saat ia mula memahami makna semua ini.Perlahan-lahan ia menuntut ilmu dan mendalaminya.Allhamdulillah kini ia bertemu sosok suami yang selalu membimbing dan menasihatinya dalam segala hal agar selalu mendahulukan Allah diatas segala apa pun yang ia hadapi....
All Rights Reserved
#4
kebahagiaan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SETINGGI EGOMU
  • QALBU RAMADHAN - C
  • CINTA MATIKU
  • Tepat Memiliki
  • Doa di Setiap Sujud (C)
  • CERITERA HATI ZUHAIR
  • MENANTI CINTA DIA
  • Kau Perempuan Aku Benci✔ Complete

Utk pembaca baru, selamat datang! Lot of typo belum sempat edit. Terima kasih sudi baca!😘 Nurdayana Suffiya adalah lepasan Sarjana Muda dalam bidang Undang-undang Syariah di UiTM Shah Alam. Seorang gadis yang taat akan ibu dan ayah juga punyai pegangan agama yang kuat. Namun setelah kematian tunangnya, Amir ibu dan ayahnya mula mencarikannya jodoh atas dasar tidak mahu anak gadis itu berduka lara lagi. Suffiya akur kerana istilah 'tidak' tiada dalam kamus hidupnya jika keputusan dibuat oleh ayah dan ibunya. Namun, setelah berkahwin hidupnya tidak seperti pasangan lain. Suaminya, Fareez tidak mencintainya, kehidupannya semakin malang hari demi hari. Fareez juga ada merencanakan untuk bercerai dengan Suffiya. Dia sekadar akur. Namun semakin hari hidup sebagai pasangan yang sudah berkahwin masing-masing sedar akan hadirnya satu perasaan. Namun jika namanya lelaki itu tetap lelaki, penuh ego didada. Mampukah Suffiya menggapai kebahagiaan bersama suami yang semakin lama kian dicintainya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines