SABIAN (Tuan rumah di surga)

SABIAN (Tuan rumah di surga)

  • WpView
    Reads 137
  • WpVote
    Votes 27
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Dec 27, 2020
Aku tidak menyesal sudah mencintaimu dengan begitu hebatnya walau meski pada akhirnya aku tahu aku akan sangat terluka karena rasa kehilangan. Yang ku harap tidak akan pernah terjadi. ~ "Shin" "hmm?" "kamu harus janji sama aku" "apa?" kutanya, tangan kekarnya meraih tanganku yang berada dibagian handle kursi roda, aku sedikit bergeser disampingnya kemudian menyamai tinggi kami "kalau suatu saat aku pergi,--" tahu pembicaraan nya akan mengarah kemana, segera aku menggeleng seraya menutup mulutnya dengan telapak tanganku, isyarat bahwa aku tidak suka membahas hal sensitif seperti itu "dengar aku Shin" ucapnya sambil menjauhkan tangan ku "aku gak mau dengar apapun, kamu gak bakal pergi kemana pun Bi, kamu akan terus disini dibumi sama aku" tekan ku diakhir kalimat dengan suara tercekat, berharap dia mengerti. Dan Bian hanya menatapku disertai tarikan nafas nya yang terdengar frustasi karena lagi-lagi aku menolak mendengarkan nya Aku yakin kamu bisa sembuh, Tuhan pasti mendengar doa-doa ku, doa semua orang yang menyayangimu. Neandro Sabian.
All Rights Reserved
#115
bian
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DIANA IS MINE (COMPLETED)✔
  • A Bittersweet farewell  ( Sudah Lengkap Mari Di Baca)
  • FADLAN
  • Khalil dan Khansa
  • Izinkan sekali saja
  • INI CINTA BUKAN BENCI
  • Selembut Dhuha Menyapa (TERBIT)
  • Kamu Pilihanku [ SUDAH TERBIT! ]

Dua bocah kecil terlihat sedang berboncengan naik sepeda dipekarangan rumah, namun sepeda yg mereka naiki melindas batu sehingga mereka berdua terjatuh. Gadis kecil itu menangis sambil memegangi lututnya yg terluka, anak laki² yg tadi mengendarai sepeda langsung menunjukkan wajah paniknya "Putri jangan nangis donk, maafin Rama ya gak hati² bawa sepedanya" ucap anak laki² itu, gadis itu tetap menangis kemudian anak laki² itu memeluk gadis kecil tersebut sambil mengelus elus rambutnya "Jangan nangis lagi Putri, maafin Rama ya?" karena merasa tenang apabila berada dipelukan anak laki² itu gadis kecil itu akhirnya berhenti menangis "Rama gak salah kok, Putri nangis karna lutut putri sakit" jawab gadis kecil itu "Setelah ini Rama janji akan jagain putri, I'll protect you, promise. Skrg ayo Rama bantu berdiri kita obatin sama Mama km ya" ---------------------------- "Terkadang rasa sayang itu ngga bisa lo umpetin selamanya"-DA

More details
WpActionLinkContent Guidelines