SABIAN (Tuan rumah di surga)

SABIAN (Tuan rumah di surga)

  • WpView
    Reads 137
  • WpVote
    Votes 27
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Dec 27, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Aku tidak menyesal sudah mencintaimu dengan begitu hebatnya walau meski pada akhirnya aku tahu aku akan sangat terluka karena rasa kehilangan. Yang ku harap tidak akan pernah terjadi. ~ "Shin" "hmm?" "kamu harus janji sama aku" "apa?" kutanya, tangan kekarnya meraih tanganku yang berada dibagian handle kursi roda, aku sedikit bergeser disampingnya kemudian menyamai tinggi kami "kalau suatu saat aku pergi,--" tahu pembicaraan nya akan mengarah kemana, segera aku menggeleng seraya menutup mulutnya dengan telapak tanganku, isyarat bahwa aku tidak suka membahas hal sensitif seperti itu "dengar aku Shin" ucapnya sambil menjauhkan tangan ku "aku gak mau dengar apapun, kamu gak bakal pergi kemana pun Bi, kamu akan terus disini dibumi sama aku" tekan ku diakhir kalimat dengan suara tercekat, berharap dia mengerti. Dan Bian hanya menatapku disertai tarikan nafas nya yang terdengar frustasi karena lagi-lagi aku menolak mendengarkan nya Aku yakin kamu bisa sembuh, Tuhan pasti mendengar doa-doa ku, doa semua orang yang menyayangimu. Neandro Sabian.
All Rights Reserved
#249
kenangan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Khalil dan Khansa
  • Forever Alone (Sudah Terbit)
  • Dia Dialeka [COMPLETED]
  • DIANA IS MINE (COMPLETED)✔
  • tentang sebuah rasa
  • A Bittersweet farewell  ( Sudah Lengkap Mari Di Baca)
  • KHAZARA (On Going)
  • Ketraka Mafy

Start : 29 September 2019 Republish : 29 September 2021 Muhammad Khalil Yusuf telah kehilangan harapan hidupnya setelah kepergian Bunda. Ditambah lagi setelah Ayahnya memutuskan menikah lagi dengan wanita yang tak pernah bisa Khalil terima kehadirannya. Bagi Khalil, Tuhan memang enggan berbaik hati padanya. Lalu, seperti sebuah kisah klise, pertemuan dengan gadis berjilbab di suatu pagi mengubah hidupnya. Hasanah Khansa Ardhana telah membuatnya merasa hidupnya berarti, membuatnya berani kembali berharap, dan mendekatkannya kembali pada Tuhan. Tidak ada yang membuatnya lebih bersyukur selain mengenal dan mencintai gadis itu. Sebab gadis itu pula Khalil tahu betapa Allah Maha Adil telah memberikannya luka dan mengajarkannya cinta. Dan hanya Allah pengatur skenario terbaik dalam hidupnya. Bagaimana akhirnya ketika Khalil tahu bahwa selama ini Khansa hanya bertahan untuk hidup lebih lama? . "Dua hal yang paling kusyukuri. Pertama, pertemuan denganmu yang mendekatkanku pada-Nya. Kedua, perpisahan denganmu yang tak membuatku meninggalkan-Nya." #7 Pupus (4 Oktober 2019) #2 Khansa (4 Oktober 2019) #2 Khalil (4 Oktober 2019) Copyright 2019

More details
WpActionLinkContent Guidelines