Kejayaan Terakhir: Paregreg

Kejayaan Terakhir: Paregreg

  • WpView
    Reads 75
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 30, 2021
Ikuti kisah ceritanya, dukung kami berkarya dengan vote, coment, dan share. Saran & masukan ➡️➡️ Message ---------------°°°°°°-------------- Perang Paregreg adalah penyebab pupusnya harapan kebangkitan Nusantara di bawah panji Surya Wilwatikta-nya Majapahit. Awal kemerosotan kejayaan Nusantara, merosot sampai hampir ke titik terakhir. Di tengah perang Paregreg, terjadilah kemelut untuk memperebutkan sebuah wilayah misterius bernama Nusasekar yang konon ditumbuhi tanaman purba. Bukan sembarang tanaman, tanaman inilah sumber kesaktian ksatria-ksatria Nusantara terdahulu. Kesaktian yang akan menyelamatkan Nusantara dari kehancuran total akibat Perang Paregreg. Negeri-negeri Atas Angin tidak tinggal diam, mereka berkomlplot untuk menghancurkan wilayah Nusasekar dan tanaman purba, tak lain & tak bukan agar Majapahit hancur dalam Paregreg dan Nusantara sirna dari peradaban.
All Rights Reserved
#71
book
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PITALOKA | Sekala Ruang Renjana
  • APSARA MAJA : SANG PARAMESWARI
  • Since 1965 [Pierre Tendean]
  • MAJAPAHIT
  • BLOODSSOM : Blood & Blossom
  • Cinta Bertakhta [TAMAT]
  • Pralaya [Complete]
  • Majapahit | Cinta Tanpa Akhir (Selesai - Diterbitkan)
  • Sweet Dream
  • (Book 1) Gadis Yang Terlempar Ke Bhumi Javacekwara (END)

Di balik tragedi Perang Bubat yang menyayat, ada sepenggal kisah dramatis yang tak diketahui oleh para penulis sejarah. Bukan hanya tentang Putri Sunda yang mengorbankan nyawa dan Raja Majapahit yang merana, cerita ini juga berkisah tentang orang-orang di sekitarnya, mereka yang menjadi pelengkap kisah dalam sejarah kelam Nusantara. *** "Aku akan melakukan apapun, apapun asal aku bisa bersama dengannya. Dalam umurnya yang sangat singkat, aku ingin menghabiskan waktu bersamanya, aku ingin dia tahu jika aku mencintainya, aku ingin dia mencintaiku seumur hidupnya." *** "Apa kau tahu betapa menderitanya aku karena kehilanganmu? Aku tidak akan pernah sanggup jika harus kehilanganmu untuk yang kedua kalinya." *** "Tidak ada cinta sebesar cinta ku padamu. Tidak Hayam Wuruk, tidak Jala Setra, bahkan melebihi cinta mu pada Niskala. Cinta yang ku miliki ini bahkan mampu menembus dinding pemisah antar dunia yang berbeda." *** "Wahai Dewa... Jika memang suamiku tidak akan pernah bisa mencintaiku, maka berilah aku kesabaran luar biasa agar aku bisa mencintainya seumur hidupku." *** 27/2/23

More details
WpActionLinkContent Guidelines