THE FEERIS WHEEL [ BIANG LALA ]

THE FEERIS WHEEL [ BIANG LALA ]

  • WpView
    Membaca 38
  • WpVote
    Vote 12
  • WpPart
    Bab 8
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Rab, Nov 25, 2020
Terasa berdebar saat mengantri untuk menaikinya. Senyum tiada henti dari Calysta, tertawa lepas ketika berhasil duduk di salah satu bagian dari bianglala, dan itu terasa lengkap dengan hadirnya seseorang menemanimu menikmati bianglala. Perjalanan di bianglala menuju puncak diwarnai dengan perasaan gundah, takut, berdebar, tapi itu semua terbayarkan saat Calysta dan Alvaro berada di puncak dan melihat sekeliling kota dari ketinggian ditambah dengan manisnya cahaya malam percikan warna jingga memberikan sentuhan sempurnanya keindahan alam yang mendukung kehidupan. Tapi tidak begitu lama, bianglala terus berjalan dan inilah dibagian yang paling dibenci semua orang, bianglala bergerak turun kekecewaan datang seakan tidak ingin melepaskan moment ini begitu cepat dan harus berpisah. Bianglala akan menjadi saksi CINTA Alvaro dan Calysta. Namun juga akan menjadi saksi kepergian Alvaro. Bagaimana kisah nya? Ikuti terus cerita ini, dan kalian akan tau gimana kisah CINTA mereka berdua. ❤-
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#58
famous
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Bad Girl VS Bad Boy {END}
  • NOVIHAN [SELESAI]
  • First Love And Last Love(✔)🔚
  • ARGA [Completed]
  • GILANG [SUDAH TERBIT]
  • ALEANGGA [On Going]
  • Beautiful badgirl [COMPLETE] ✔️
  • Crazy Girl Is Leader Mafia✔✔
  • BE WITH YOU (END)✔
  • All Out of Love

Dua insan yang tidak pernah akur, selalu terjadi percekcokan antara mereka berdua. Hingga tidak sadar mereka menjadi dekat, dan Alam menguak sesuatu dari Ghea yang baru dia ketahui. Gadis itu...gadis keras kepala, nakal, tapi suatu waktu dia bisa melihat sisi lain gadis itu yang lemah. Satu fakta yang baru dia ketahui, dia bahkan mengenalnya sudah lama... "Cepet buka mulut lo! " pinta Alam. "Gak," "Cepet, lo keras kepala ya?!" ujar Alam dengan menekankan ucapannya. "Iya-iya," Alam menyuapinya bubur itu ke mulut Ghea tanpa perasaan, hingga membuat Ghea tidak bisa bernafas karena tersedak. Uhukk...uhukk... Dengan cepat Alam mengambil botol minumnya dari tas karena muka Ghea sudah merah, lalu diberikan ke Ghea dan tanpa berfikir ia langsung minum. "Minum-minum," 1 menit kemudian... "Lo gila ya? Lo mau bunuh gue? Gak gini caranya!" ketus Ghea sesekali batuk. "Hehehe...sorry, kalo bunuh lo gue belum ada niatan," balas Alam santai. Happy Reading

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan