Nyaka
  • WpView
    Reads 74
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Dec 16, 2020
WpInfo
Fiction
Fantasy
Selak merupakan makhluk mistis jelmaan dari perempuan yang mewarisi kutukan dari leluhur mereka yang menuntut ilmu terlarang. Namun apa jadinya jika sosok mengerikan ini terpaksa harus melindungi Nyaka, desa suci tempat mereka tinggal dari ancaman Leak Rende yang akan menghancurkan dunia saat gerhana matahari?
All Rights Reserved
#152
hero
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • THE VIP : GOLDEN HIGH SCHOOL
  • Kesempatan Kedua Mengubah Masa Depan
  • Berandalan
  • Young Detective [END]
  • Gerbang Arkadia
  • TOKO KUE LULA
  • Cursed Of Binding
  • My Queen from Southern Sea
  • Love Enemy!

Sekolah. Sekedar- ladel atau judul untuk bangunan yang menjulang tinggi yang menerima ratusan remaja yang katanya menuntut ilmu pendidikan. Apa itu sekolah? Yang ia tahu tempat ini adalah jelmaan neraka yang menggerogoti jiwa pelan-pelan. "Lo!!! Benar-benar licik!!" Teriakan itu meledak ke udara penuh emosi yang tidak bisa di jelaskan. "Hahahaha." Tertawa menggema, palsu, dan nyaring. Tangan terangkat menghapus jejak air mata gaib, padahal tidak ada air mata yang turun dari netra cokelatnya, mata itu kering tangis itu hanya sandiwara. Tawanya padam secepat kilat, seketika wajah itu berubah serius, seolah tidak pernah mengenal tawa. "Thanks for the praising to me." Wajah yang tadinya tertawa ceria langsung tergantikan dengan wajah yang berubah dingin, bahkan aura mengintimidasi mencekam lawan. "Gue nggak suka basa-basi," katanya pelan tapi menusuk. "Keluar dari sekolah ini dan point lo untuk gue! Atau......." Senyumnya miring dan beracun terukir. "Scandal lo gue sebar," tersenyum smirk. Menatap wajah gadis di depannya yang sudah pucat. "Lo ngancem gue??" Sebisa mungkin siswi bernama Velena itu terlihat berani. Ia tidak mau kelihatan takut di depan gadis dengan tai lalat di ujung mata kanannya itu. "No!" "Hanya memberikan saran," ujarnya santai." Saran gue ini bagus, nyelametin lo dari rasa malu, kedepannya."

More details
WpActionLinkContent Guidelines