Martabak California

Martabak California

  • WpView
    Reads 160
  • WpVote
    Votes 20
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Dec 19, 2020
"Abang beliin martabak, sana! Kalau enggak aku hancurkan gitarmu," ancam Hannah di ambang pintu kamarnya. Dengan wajah masam, Chan mengangguk dan melangkahkan kakinya ke luar. Ia berpapasan dengan Hannah yang kini diam-diam tertawa jahat. Pemuda itu mendapati sang Ibu, Jessica, yang tengah menuju ke atas ketika menuruni tangga. "Nah, ini anaknya. Baru aja Mama OTW marahin kamu gara-gara bikin adikmu nangis." "Enggak, sumpah! Chan dari tadi pagi enggak ngapa-ngapain," Chan membela diri. "Bohong, Ma!" bantah Hannah yang tiba-tiba datang dari lantai 2. . . . . Story written by arcxrus and xcharmel ^^
All Rights Reserved
#125
bangchan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Little Girl : Love Story Begins [END]
  • Because of Love (Yizhan)✅
  • Criminal Love (YiZhan)(END)
  • 𝐖𝐡𝐨 𝐀𝐫𝐞 𝐘𝐨𝐮? [✔]
  • I've Finally Found You ( JAEHAN &YECHAN) OMEGA X
  • Husband || BangChan
  • IT'S HURT
  • AFFAIR (yizhan) ✅ End
  • Without Love?
  • Thats my Love

Younghoon terdiam, pelan-pelan mengelap tangannya yang lecet-lecet setelah ribut dengan anak sekolah lain ke celana bahannya sendiri. Matanya lagi-lagi mengerjap, mencoba memastikan keadaan perempuan kecil yang tengah terduduk bersandar di bawah pohon. Perempuan kecil itu tampak ketakutan melihat Younghoon. Jelas aja! Younghoon benar-benar berantakan sekarang. "Orang tua lo kemana?" tanya Younghoon, dengan pipi lebamnya yang menambah aura menakutkan dimata perempuan kecil bergaun putih ini. Hening. Terus hening sampai akhirnya perempuan kecil itu menangis sesenggukan. Younghoon sekarang bingung harus apa dan langsung menggendongnya, membawanya masuk ke dalam mobil miliknya dengan kaca belakang yang pecah karena ulah anak-anak sialan itu. Sampai di dalam mobil, anak kecil itu masih menangis. Sementara Younghoon sibuk mencari tisu basah yang memang jarang terlihat di mobilnya. "Udah, jangan nangis. Lo sama gue sekarang, artinya gue bakal habisin siapa aja yang ganggu lo. Enak kan jadi anak gue?" Sialnya, gadis kecil itu semakin menangis dengan keras. Younghoon sendiri heran kenapa dia masih sabar menghadapinya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines