Story cover for Hugging the Moon by uc1000___
Hugging the Moon
  • WpView
    LETTURE 151
  • WpVote
    Voti 23
  • WpPart
    Parti 24
  • WpView
    LETTURE 151
  • WpVote
    Voti 23
  • WpPart
    Parti 24
In corso, pubblicata il nov 21, 2020
Per adulti
"lo udah bilang itu tadi" Arinda membuang bekas kapas ke dalam tong sampah kecil di bawah tempat duduk, kali ini tangan cekatannya mengeluarkan sebuah minyak untuk dioleskan ke pipi lebam Ditra. "finish" ucapnya. Arinda segera bangkit dari tempat duduk untuk segera meninggalkan Ditra "mending lo cepet pulang deh, Jenny pasti udah nunggu lo di tempat dating" ucap Arinda menatap Ditra dengan tatapan datarnya.

"gimana caranya kamu bisa sepeduli itu dengan kebahagiaan orang lain?" pertanyaan Ditra menghentikan langkah Arinda tepat di depan pintu.

Arinda mengalihkan pandangannya menatap Ditra yang masih menunduk, "gue gak bisa jelasin. Lo coba aja, nanti juga tau kebahagiaannya ada dimana" kali ini langkah Arinda mantap meninggalkan Ditra.
Tutti i diritti riservati
Iscriviti per aggiungere Hugging the Moon alla tua Biblioteca e ricevere tutti gli aggiornamenti
oppure
Linee guida sui contenuti
Potrebbe anche piacerti
Naughty Nanny di SitiUmrotun
81 parti Completa Per adulti
"Baju lo kebuka banget. Nggak sekalian jual diri?" "Udah. Papi lo pelanggannya. HAHAHA." "Anjing!" "Nanti lo pura-pura kaget aja kalau besok gue jadi mami lo. Soalnya gue udah berhasil godain dan jebak bokap lo yang tajir itu. Berhubung lo sering rese dan bertingkah, gue bakal jadi ibu tiri yang jahat. Pokoknya siapin mental dari sekarang. Anggap aja ini hari pembalasan buat bocah nakal kayak lo." "Papi nggak mungkin suka sama cewek nggak jelas kayak lo! Nggak mungkin! Gue tau selera papi!" "Eitttss siapa bilang? Buktinya papi lo doyan banget sama gue tuh! Emang semalem lo nggak denger suara plok plok plok dari kamar papi? Itu gue lagi digempur brutal sama papi lo." "Orang gila! Lo pikir gue bakal percaya omong kosong orang nggak waras kayak lo?! Nggak! Gue kenal papi. Papi nggak mungkin ngelakuin itu apalagi sama lo! Nggak mungkin!" "Lo serius nggak denger apa pura-pura doang, nih? Padahal keras banget loh hentakan papi lo. Sayang banget ternyata nggak kedengeran. Tapi kalau suara desahan gue pasti denger dong? Yang ahh ahh itu loh. Itu pas papi lo geraknya dicepetin, mana makin keras. Makanya gue sampe jerit. Tapi gue yang minta lebih cepet, sih, hehehe." "Diem! Lo orang gila! Gue nggak mau punya mami orang gila kayak lo! Berhenti ngarang cerita!" "HAHAHAHA. Nggak sabar jadi mami tiri dan siksa lo habis-habisan. Kalau udah puas bikin lo menderita, tinggal usir deh. Hush hush hush! Pergi yang jauh. Biar gue aja yang kuasain harta papi lo. Ughh! Pasti seru banget. Apalagi kalau nanti ada scene ngakakin lo yang udah dibuang terus jadi gembel." "PAAAAPIIII!" "Pioooo ..." "Hehehe."
Sekutip Istimewa Kenamaan Yogyakarta di tikadani_
15 parti Completa Per adulti
Aurum Sekar Widyasari, akrab dengan nama bawaan dari orangtuanya Arum. Siapapun itu panggilannya, Arum adalah seorang mahasiswi semester akhir di salah satu Universitas Negeri di Surakarta yang berbasis jarak jauh atau kelas karyawan. Pada semester awal ia pernah bekerja di salah satu perusahaan dekat jantung Kota selama 4 semester berjalan, kemudian habis kontrak dan memutuskan untuk fokus kuliah saja. Namun, selang beberapa bulan usai ujian semester terlaksana Arum merasa gabut dan jenuh di rumah, akhirnya ia kembali memutuskan untuk bekerja lagi. Berbekal pengalaman kerjanya selama 2 tahun silam, ia melamar di sebuah perusahaan ternama yang agak jauh dari tempat tinggalnya. Kira-kira sekitar satu jam perjalanan untuk ia bisa tiba di perusahaan tersebut, dan dari sini semua berawal. Pertemuan Arum dengan seorang Adrian yang berusia 4 tahun lebih muda darinya tidak menghalangi sebuah cinta bersemi, entah bagaimana Adrian, sejauh yang Arum tahu ia mampu menggantikan sebuah figure dari cinta pertamanya yang tidak pernah Arum terima semasa kecilnya. Dari Adrian, Arum percaya bahwa memang dialah sosok cinta yang hilang dari sisinya selama ini. Belum pernah ada nyaman yang sedalam dan seterkoneksi sebelumnya, hanya bersama Adrian ia membagi keresahan jiwanya yang hampir carut-marut karena sebuah keadaan. Penuh ragu, namun keyakinannya dan rasa cinta kian larut, kedekatan mereka membuahkan sebuah cinta. Waktu berlalu, Adrian meninggalkan pekerjaannya karena keadaannya memang harus meninggalkan Kota kelahiran Arum beserta Arumnya, dengan berat hati keduanya melepas sebuah kata perpisahan. Namun, perpisahan justru membuat Adrian dan Arum menjalin sebuah hubungan jarak jauh, Madiun-Solo. Kurang lebih berjalan satu tahun.
Potrebbe anche piacerti
Slide 1 of 10
IMPERFECT cover
Naughty Nanny cover
Miracle (SELESAI) cover
Eat, Bread and Love (TAMAT) cover
Sekutip Istimewa Kenamaan Yogyakarta cover
Ti amo : Kamu Dan Cinta [SELESAI] cover
Crazy Couple [End] ✔ cover
CINTA SELEBGRAM DAN TUAN CEO (SELESAI) cover
Soal Rasa 2 cover
Nada & Nala [END] cover

IMPERFECT

13 parti In corso

Arunika berteriak, "Lo nggak akan ngerti, karena lo gak berada di posisi gue!" "Gue gak akan paham kalo lo sendiri gak mau cerita. Gue bukan cenayang yang bisa tahu isi hati dan pikiran orang lain," balas Alister setelah menghela napas sebelumnya. Air mata membasahi wajah Arunika, tangannya terkepal kuat, "Gue benci sama diri gue sendiri, gue benci sama dia! Gue benci semua laki-laki di dunia ini, lo semua tuh bangsat!" Semua perasaan yang tertahan dan ia sembunyikan dalam dinding kokoh yang sudah ia bangun, akhirnya pecah. Sedih, kecewa, marah, benci dan terhina. Semua perasaan itu bercampur jadi satu dan menggerogoti hidup Arunika secara perlahan-lahan. Lebih buruk dari yang gadis itu kira. "Hidup lo nggak akan berakhir karena itu. Gue ada di sini, buat lo. Gue bakalan nemenin lo dalam situasi apa pun. Apa yang terjadi di masa lalu, itu bukan salah lo."