Story cover for ZUKO by dna1_30
ZUKO
  • WpView
    Reads 197
  • WpVote
    Votes 30
  • WpPart
    Parts 2
  • WpView
    Reads 197
  • WpVote
    Votes 30
  • WpPart
    Parts 2
Ongoing, First published Nov 21, 2020
"Welcome in the hell school, now ... you're my doll Baby!" tutur Zuko sambil tersenyum miring, Vanel membalas tatapan Zuko dengan wajah tenang, ia menunjukan notebook-nya yang sedari tadi ia genggam lalu menulis,

"Maaf soal tadi, aku tak berniat membuatmu tak nyaman. Aku hanya ingin meminjamkanmu pulpen dan terima kasih sudah mau berbagi bangku denganku, senang bertemu denganmu!"

Vanel tersenyum tipis pada Zuko, sedangkan Zuko menatapnya dengan raut menahan emosi, disaat ia mempunyai niat buruk di pertemuan awal kenapa siswi si tuna wicara ini sangat paradoks dengan niatnya? ia sangat baik, dapat dilihat dari raut wajahnya yang menunjukan keikhlasan nyata saat meminta maaf, dan juga ... kenapa raut Vanel sangat tenang saat berhadapan dengan Zuko? 

Terlihat ... tak ada secuilpun rasa takut darinya, tak seperti Korban bulinya yang lain yang selalu memandangnya seperti monster.
All Rights Reserved
Sign up to add ZUKO to your library and receive updates
or
#631tenfiction
Content Guidelines
You may also like
FOREVER || myg x y/n (END)  by msdear_
50 parts Complete
"Kita baru menikah dua bulan, bagaimana mungkin kau bisa hamil secepat ini, Y/n?" -Yoongi- "Bukankah seharusnya kita bahagia? di luar sana, banyak pasangan yang menghabiskan waktu sangat lama untuk memiliki anak. Tapi kita diberi hadiah secepat ini, Yoon" -Y/n- "Aku bahkan belum terfikirkan untuk memiliki anak dalam waktu dekat. Apa alat tes kehamilan sudah akurat? bisa saja alat itu salah. sebaiknya kita periksa ke dokter kandungan." -Yoongi- "Kalau kehadiran anak ini membuat kita bertengkar terus, aku lebih milih anak ini hilang dari kandunganku." -Y/n- "Aku dan istriku harus menunggu sampai tiga tahun untuk kehadiran Kim Yeo Joon di hidup kami. Kau dan Y/n sangat beruntung, Hyung" -Namjoon- "Pria mana yang tidak bahagia ketika istrinya hamil? Aku bahagia. Namun rasa takutku ini jauh lebih besar. Aku takut gagal menjadi sosok Ayah yang baik untuk anakku." -Yoongi- "Aku cemburu. Bukan karena penggemarmu. Bukan pula karena berita dating yang dibuat-buat oleh penggemarmu. Tapi Aku cemburu dengan wanita diluar sana yang bisa leluasa menghabiskan waktu bersama suaminya, yang bisa mengunggah setiap momen di sosial media tanpa perlu memikirkan perasaan orang lain. Aku ingin seperti pasangan suami istri pada umumnya. Bisakah kita seperti itu?" -Y/n- "Dari awal kau sudah tau apa pekerjaanku dan konsekuensi menikah dengan orang sepertiku. Aku pernah bertanya padamu saat malam pertama pernikahan kita tentang hal ini. Dan kau bilang tidak masalah, kau tidak merasa keberatan. Lalu mengapa saat ini dipermasalahkan? Sejujurnya, Aku pun tidak menginginkan situasi seperti ini. Aku bahkan ingin sekali memberitahukan kepada seluruh dunia tentang statusku, tentang keberadaanmu dan semua hal yang sudah kita lalui. Tapi Aku belum bisa melakukan itu sekarang. Mohon bersabarlah istriku. Hari itu pasti akan tiba. Hari dimana Aku memperkenalkanmu ke seluruh dunia." -Yoongi-
You may also like
Slide 1 of 10
Little Girl : Love Story Begins [END] cover
Manisnya Taehyung (Vkook) cover
BANGTAN PRIBUMI cover
It Wasn't You, Right? (Vkook) cover
Mr.Logical [END] cover
My Friend and My Bestfriend cover
Cutie Sunbaenim [KOOKMIN] ✔ cover
FOREVER || myg x y/n (END)  cover
PALETTE✔ cover
ONE MORE TIME [END] cover

Little Girl : Love Story Begins [END]

43 parts Complete

Younghoon terdiam, pelan-pelan mengelap tangannya yang lecet-lecet setelah ribut dengan anak sekolah lain ke celana bahannya sendiri. Matanya lagi-lagi mengerjap, mencoba memastikan keadaan perempuan kecil yang tengah terduduk bersandar di bawah pohon. Perempuan kecil itu tampak ketakutan melihat Younghoon. Jelas aja! Younghoon benar-benar berantakan sekarang. "Orang tua lo kemana?" tanya Younghoon, dengan pipi lebamnya yang menambah aura menakutkan dimata perempuan kecil bergaun putih ini. Hening. Terus hening sampai akhirnya perempuan kecil itu menangis sesenggukan. Younghoon sekarang bingung harus apa dan langsung menggendongnya, membawanya masuk ke dalam mobil miliknya dengan kaca belakang yang pecah karena ulah anak-anak sialan itu. Sampai di dalam mobil, anak kecil itu masih menangis. Sementara Younghoon sibuk mencari tisu basah yang memang jarang terlihat di mobilnya. "Udah, jangan nangis. Lo sama gue sekarang, artinya gue bakal habisin siapa aja yang ganggu lo. Enak kan jadi anak gue?" Sialnya, gadis kecil itu semakin menangis dengan keras. Younghoon sendiri heran kenapa dia masih sabar menghadapinya.