BOOK BUDDY

BOOK BUDDY

  • WpView
    Reads 2,350
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Aug 7, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
"You wanna ask her out?" "Not so fast, brother. Maybe both of us can start as a friend? A very close one." "I'll congratulate you later once she left you in friendzone." .... Cerita ini tentang dua dewasa muda dengan dua latar belakang berbeda. Mark Mahatma Janardana dan Salma Wanura, keduanya bertemu dan terhubung melalui huruf demi huruf, kisah berganti kisah, hati ke hati. Jika buku adalah garis yang menghubungkan keduanya, maka pengalaman hidup adalah apa yang membentuk mereka. Keduanya bertemu di akhir usia belasan, berpisah untuk tumbuh masing-masing, dan bertemu kembali di pertengahan usia dua puluhan untuk membenarkan apa yang salah. Apa yang benar? Apa yang salah? Perhaps books will help them to answer. ()
All Rights Reserved
#308
dosen
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Embun di Ujung Semanggi
  • 𝐏𝐑𝐀𝐆𝐌𝐀(✓) [Sen Kaibara x Reader]
  • Partfect
  • FALLING IN LOVE
  • Vanderer [TAMAT]

Aslan kembali setelah enam tahun, sebagai orang yang tak pernah Lea kenal. Gerak-geriknya masih lembut, senyumnya tetap bisa memanaskan pagi yang dingin, tapi sorot matanya menyimpan musim yang berbeda. Seolah ada badai yang sudah lama reda walau belum sempat dilupakan. Aslan menjadi teka-teki yang tak ingin dipecahkan, dan justru karena itulah hati Lea tergelincir padanya. Lea tahu: ada perasaan yang seharusnya tak tumbuh di antara akar persahabatan. Tapi rasa itu hadir seperti embun di ujung daun semanggi-tak diminta, tak dirancang. Seindah harapan kecil yang tak pernah dijanjikan akan bertahan. Aslan yang dulunya magnet bagi masalah, kini menjadi benteng perlindungan Lea. Dan Lea hanya ingin satu hal: kejujuran, sepahit apa pun itu. "Aku gak bohong waktu bilang kalau kamu perempuan paling keren yang pernah kukenal. Wajar, aku suka kamu. Apa menyukai kamu itu suatu kesalahan-atau satu-satunya kebenaran yang masih tersisa dari kita?" Judul sebelumnya: Jakarta's Hidden Melody

More details
WpActionLinkContent Guidelines