We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Cinta Pertama

Cinta Pertama

  • WpView
    Reads 18
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Dec 1, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Nara disuruh ayahnya untuk segera menemukan pasangan hidup. Ayahnya memasukkan Nara ke SMA Pancasila, yang dimana banyak anak bermartabat yang bersekolah disana. Nara yang tak suka di suguhi pertanyaan "kapan punya pacar?" oleh ayahnya, memilih tinggal di apartemen sendiri. dapatkah Nara menemukan cinta sejatinya? apakah ayah Nara akan puas dengan pilihan Nara?
All Rights Reserved
#206
foryou
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Secretly Looking at You (END)
  • Aku dan Kamu, Setelah Semua
  • [ √  ] AMERTA ¦ Ft Huang Renjun
  • RAHSYA UNTUK NAURA
  • ARLIA (On Going)
  • MATCHED (dijodohin)
  •  Six Kizi
  • DILEMA CINTA [END] COMPLETED
  • Andreas & Freya

"Ich liebe dich, Bapak Ridan." Tanpa malu, Anya mengucapkan hal itu. Ridan yang mendengarnya dibuat tertegun. Pasalnya, gadis remaja itu mengucap kata cinta padanya--guru yang memiliki perbedaan usia nyaris 20 tahun. "Dia lagi latihan buat drama, Pak," sahut Apin yang muncul dari belakang, langsung membekap dan memiting leher Anya, kemudian menyeretnya pergi. "Ada tugas dari guru Bahasa Indonesia." Pian merasa harus ikut andil untuk menghentikan tindakan Anya yang tiba-tiba itu. "Temanya ucapan kasih buat guru, sepertinya Anya salah paham sama penjelasannya. Permisi, Pak," jelas Pian yang bergegas pergi menyusul Anya dan Apin. Pipit yang berada di belakang mereka memandang Ridan dengan tajam. Ridan menghela napas, mulai lelah berurusan dengan siswa julid yang satu ini. "Kamu mau ngomong apa, Vitra?" "Makanya, Pak, cari pacar. Masa ditembak sama anak SMA," kata Pipit sebelum berlalu pergi dengan kedua tangan berada di saku celana. Ridan hanya bisa mendengkus dengan mulut terbuka. Sepertinya ia harus meninjau ulang keputusannya pindah ke SMA Merpati yang terasa seperti sebuah kesalahan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines