Umurku sebentar lagi 30 tahun, single. Ibuku, yang memang hidup in a society that marriage is every woman's expected path to success, tentu saja sudah mulai resah. Yes, orang yang paling sering menanyakan kapan nikah tidak lain dan tidak bukan adalah ibuku sendiri. Alvin, sahabat terbaikku, yang diam-diam kusukai sejak dulu tiba-tiba mau nikah tanpa sepengetahuanku, membuat hatiku ambyar seketika. Aku lari ke pernikahan sahabatku yang lainnya, Hannah, dan disana aku bertemu dengan Chris, calon adik ipar Hannah yang sombong setengah mati. Apa yang lebih menyebalkan dari Chris? Dia hampir membuatku mati. Ya, mati!
Hanya berisi kumpulan cerita Nathan dan Cheryl yang akan memulai hidup baru mereka bersama dalam ikatan pernikahan. Namun, jangan mengira hidup mereka akan mudah.
Umur boleh bilang dewasa. Mapan udah jangan ditanya. Mental situ siap nggak? Ini menikah lho! Bukan main nikah doang!
Cheryl: "Sebagai peringatan, kalian mungkin tidak akan menyukai cerita ini."
Nathan: "Kenapa, Cher?"
Cheryl: "Ini hanya cerita kehidupan kita sebelum dan sesudah menikah! Tidak akan ada yang tertarik membaca bagaimana kita bangun tidur atau sarapan bersama!"
Nathan: "Oh, tapi kurasa akan menarik. Karena aku hanya melakukannya bersama istriku hehehe."
Cheryl: "Jangan merayuku di sini, Nath! Kau suami menyebalkan!"
Nathan: "Dan kau menikahi lelaki seperti diriku untuk menikahimu."
Cheryl: "Bisakah kau berhenti merayuku?! Para pembaca sedang membaca sinopsis ini!!"
Nathan: "Oh, Benar! Tambahan, cerita ini hanya bertujuan untuk baperan ria. Jadi ... ya ... silakan dibaca."
Cheryl: "Kita tidak pandai menulis sinopsis."
Nathan: "Salahkan penulisnya, Cher."
Sebuah Cerita dari Dunia First
Genre: Romance, Slice of Life, Marriage
Selesai: 10 Agustus 2018