Bring Me!

Bring Me!

  • WpView
    Reads 520
  • WpVote
    Votes 41
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 3, 2021
"Aku tau kamu lelah. Cukup diam di tempat dan biarkan aku yang berjuang. 29 tahun bukan waktunya untuk main-main, kamu orang yang serius aku pun juga begitu. Tunggu apalagi?" Desi hanya berdecak dan berlalu begitu saja. Terserah mau berkata apa, Desi tidak mau peduli. Dia tidak memaksa untuk diperjuangkan, Vino yang dengan lapang dada menawarakan untuk memperjuangkannya. Sepertinya Desi perlu melanjutan obrolan ini, dia berhenti dan membalikkan badannya, "Kamu pikir berjuang itu gampang? 29 tahun saya hidup dengan tentangan keluarga terutama Opa, awalnya memang menyenangkan, tapi lama-lama capek juga dan sekarang mau nyerah aja." Berbalik untuk berjalan lurus namun langkahnya kembali terhenti, "Saya nggak yakin, mungkin dua bulan kedepan kamu bakal ingkar sama janjimu." Vino memasukkan tangannya ke saku kanan dan kiri celana, tersenyum tipis dan memperhatikan tubuh ramping yang berjalan kian menjauh, "Kita lihat aja, siapa yang bakal nyerah dulu." 25/11/2020
All Rights Reserved
#82
komediromantis
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • POINT OF VIEW [End]
  • MANTANKU BOSKU [COMPLETED]
  • Sin : Between You And Me
  • Mr. Right For Now
  • The Word Called Love (Complete) Move To Dreame/Innovel
  • GEVANO [Living with the Devil]
  • Anta Habibi Anta "AssHab2"
  • Unmatch The Parents
  • Orang Ketiga
  • PINK ☑️

Ares Rasendriya Darajat, definisi diem aja ganteng. Regional Head of Risk Department bank pelat merah itu masih lajang di usia 37 tahun. [SEBAGIAN PART HANYA BISA DIBACA DI KARYAKARSA] Padahal dengan gaya rambut kekinian dan segala yang ada pada dirinya, seharusnya tidak sulit bagi Ares untuk menemukan pendamping hidup. Namun Bunda Ais -begitu para staf memanggil janda 36 tahun yang doyan makan dan hobi ngonten itu- terlanjur menyeret perhatiannya. Koreksi, maksud Ares bukan perhatian khusus seperti rasa cinta. Melainkan ia terpaksa menaruh perhatian mendetail pada janda dua anak dengan tubuh berisi itu. Bunda Ais, selalu tampil kelewat apa adanya di tengah para staf yang berlomba tampil modis. Dahi Ares sering berkerut tiap kali melihat kerudung yang kerap terlihat kusut dan tidak bisa rapi. Singkatnya, tidak menarik. ⚠️DILARANG mempublikasikan karya di platform lain. Dilarang memperbanyak, memperjualbelikan, mengunggah, menulis ulang, memplagiat dan menerjemahkan karya ke dalam bahasa lain.

More details
WpActionLinkContent Guidelines