Alvareza

Alvareza

  • WpView
    Membaca 377
  • WpVote
    Vote 57
  • WpPart
    Bab 14
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Min, Jul 11, 2021
DISARANKAN UNTUK FOLLOW TERLEBIH DAHULU!!! ***** Sekilas info,aku hapus dulu partnya karena ada masalah,nanti kalo udah selesai aku updt lagi makasih!! ***** "Gua suka sama lu Dik" "Gua ngak" . . . "Lu tau apa yang lebih besar dari bumi ini??" "Matahari" "Salah,tapi cintaku ke kamu" . . . "Lu harus percaya sama gua Dik.Lika tu punya pacar selain lu" "Ck.Lu tu munafik tau ga,didepan dukung gua ama dia,tapi di belakang lu jelek2 in dia" . . . "...Mungkin ini udah saatnya gua berhenti" . . . "ANDAI WAKTU BISA DIPUTAR GUA NGAK AKAN SIA SIAIN KU REV" Aku tau kapan aku harus berhenti.Kalo gua bilang nyerah ya udah,gak bisa diubah lagi. -Reva Anatasya Start- 26 November 2020
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#40
alan
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • DeaSea
  • RAVSYA
  • Evando&Seraphine [END]
  • Leana Story (End)
  • about us and him ✔️
  • sorry (COMPLETE✔✔)
  • VAGALDARA [TERBIT]
  • RAYYA & REVAL (completed)
  • All My Fault✔
  • Let me choose [TERBIT]
DeaSea

Ikan hiu makan Nadea I love you yang baca "Hah?!" teriakku spontan. Cinta yang terbentuk dari hati seorang gadis pindahan dari kota dan sekolah lain. Perasaan yang tak asing dari hatinya itu berhasil muncul dalam satu waktu. Dia merasakannya di saat mata hitamnya, dengan tak sengaja menatap siswa bermata teduh. Sean, namanya. Anak remaja yang benar-benar buta akan arti suka, arti sayang, dan tidak tahu arti cinta dengan lawan jenisnya ini, mendadak paham. Tanpa disadari, dia mengalami getaran hebat di dalam dadanya. Dan anak perempuan itu adalah aku, Nadea. °•°•° Alin, dia adalah gadis pecinta jepit pita garis keras. Dia juga yang menyemangati dan mengingatkanku di saat tahu kalau aku mencintai teman sekelasnya. Dia juga yang menghiburku ketika Sean memperkenalkan sosok Elisa di hadapanku. Dan Alin juga yang membuatku tertawa saat seorang Nino menggodanya. Dia benar-benar sahabat terbaikku. "AAA... NINO GILA!" dengan mata terpejam Alin berteriak. Aku tahu apa yang dilihat Alin, jadi aku hanya bisa bungkam sambil melihat ke arah Alin. Aku perlu mengatakan kalau ceritaku ini memang penuh keseruan dan candaan, juga tak jarang ada air mata yang harus keluar dari tempatnya. Tentu, aku sulit menghentikan itu. Dan ini yang kutanyakan, bisakah kisah ini berakhir dengan manis, semanis senyumku? °•°•° 🚫Don't Copast My Story🚫

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan