Dinikahi Om-om

Dinikahi Om-om

  • WpView
    Reads 425
  • WpVote
    Votes 31
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Dec 12, 2020
"Om itu terlalu gede buat aku yang kecil!" ucap Lulu penuh penekanan sembari bersedekap, menatap sebal pria yang tengah duduk dengan tenang dimeja kebesarannya itu. Pria itu menatap Lulu. Dahinya mengerinyit menandakan ia tidak mengerti apa yang dimaksud dari perkataan Lulu tadi. "Maksud lo?" tanyanya penuh selidik, ada rasa kecurigaan dan prasangka. 'Mungkin maksud gadis ini--, ah..., gak mungkin!' fikirnya. "Masa om gak ngerti sih?" ucap Lulu sembari menghentak-hentakan kaki kanannya kesal. "Maksud lo, anu---" ucapan Pria itu terpotong oleh Lulu yang mendahuluinya berbicara "Ya iyalah om, kan gak cocok." Pria itu menatapnya tak percaya. ' Masih anak gadis aja udah gitu. Gimana nanti gedenya. ' fikirnya lagi "Om itu udah gede, udah tua. Sedangkan aku, aku masih kecil, masih muda. Kita emang gak cocok om" sambung Lulu sembari menggebreg meja kesal Pria itu membulatkan matanya. Baru saja dia berfikiran yang aneh-aneh tentang gadis ini. "Oh jadi maksudnya itu" gumamnya pelan.
All Rights Reserved
#39
lulu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Wrong Dream
  • Please, Love Me (END)
  • VINDEYLI
  • Menikahi Sahabat Ibuku
  • Apakah kamu ingin menikahiku?
  • HEY!! MR. COOL?! [END]
  • my young wife✔
  • I'm Hurt (Sehun - Jieun) (✔)
  • Aksara Lingga
  • Mantan Kakak Ipar Rasa Pacar

Ketika kurvamu menghantam garisku,aku merasa menjadi wanita paling spesial saat itu. Namun beda rasanya ketika baramu meleburkan emasku,semua yang berputar,tak lagi pada porosnya, hilang tak terkendali,seakan hendak menghancurkan pilar pilar yang tadinya akan abadi. Namun perlahan,hidupku berlalu seperti biasa. Berjalan dengan mestinya layaknya siang dan malam. Terkecuali pada rayuan ombak pagi tadi,aku tak ingin terlalu terbuai. Aku cukup takut untuk terseret,terbawa dalam ganasnya gulungan ombak sebelumnya. Namun aku terlanjut hanyut. Tipu dayamu,aku selalu terombang ambing. "Cla,gue nyesel suka salah paham mulu sama lo". Titan tertunduk dibalik topi hitamnya "Yaudah,mau gimana lagi". Clara sedikit sesak setelah pernyataan itu semua,mengingat semua yang telah terjadi "Gue sayang sama lo,gue gabisa boongin diri gue sendiri. Dan lo berhak tahu" Demi apapun Clara menangis,meskipun dia selalu berusaha menutupi air matanya sampai sampai menangis sejadi jadinya. "Lo pacar orang Tan,dan dia sodara gue!". Clara menegaskan perkataannya,dia sudah tidak sanggup lagi menyembunyikan kesedihannya. *** Hmm terus apa ya kisahnya sebenernya? Tambahinn ke perpustakaan kalian yuk buat dapet notif part part barunya. Jangan jadi silent reader juga. Kasih komentar dan voment juga Salam hangat(≧∇≦)

More details
WpActionLinkContent Guidelines