ANNATASYA

ANNATASYA

  • WpView
    Reads 753
  • WpVote
    Votes 293
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Feb 20, 2026
βžͺ𝖴𝗉𝖽𝖾𝗍𝖾 𝗇𝗒𝖺 π—„π–Ίπ—…π—ˆ 𝗅𝗀 π—†π—ˆπ—ˆπ–½:)β˜€οΈŽοΈŽ ^^π–²π–Ύπ–»π–Ύπ—…π—Žπ—† 𝖻𝖺𝖼𝖺,𝗃𝖺𝗇𝗀𝖺𝗇 π—…π—Žπ—‰π–Ί π–Ώπ—ˆπ—…π—ˆπ— π–Ίπ—„π—Žπ—‡ π–Ίπ—„π—Ž π–½π—Žπ—…π—Ž π—ˆπ—„π–Ύ^^ Warning!! Cerita di buat dari tahun 2020, jadi mohon maaf jika di awal masih terlihat cringe, atau membosankan πŸ™πŸ» ***** Ini bukan cerita tentang Cowok dingin yang bertemu pawangnya langsung luluh. Ini juga bukan cerita cowok bad tapi pintar. Ini juga bukan cerita cowok Cuek Yang ga pernah pacaran. Tapi ini Cerita tentang Anna Yang bertemu dengan Aland Si cowok tengil,urakan,dan Playboy. ********* "Hai, Ekhem Kenalan dulu dong.Kek kata pepatah, tak kenal maka tak sayang. Jadi kita harus kenalan dulu biar nanti lo sayang sama gue kalo perlu lo juga harus cinta sama gue."ucap Aland sambil mengedipkan matanya. "Udah kenal kan tadi."ucap Anna sinis. "Lo harus mau jadi pacar gue"ucap Aland Valid no debat. "Gue gak mau."ucap Anna yang langsung berdiri meninggalkan Aland. Gimana? Penasaran?? Yaudh langsung baca ajh yah eitss jangan lupa tinggalkan jejak yh. DILARANG PLAGIAT!!! CERITA INI MURNI HASIL PEMIKIRAN AUTHOR SENDIRI OKE. Start:10 Desember 2020. End. : -?
All Rights Reserved
#87
aland
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Transmigrasi Ziora
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • I'm Not Just a Figuran
  • GHAIKA (REVISI)
  • The Time
  • GRAVARENZO
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • Tsundere Maniak Susu

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. β€‹βŠΉ ΰ£ͺ οΉπ“ŠοΉπ“‚οΉβŠΉ ΰ£ͺ Λ–βŠΉ ΰ£ͺ οΉπ“ŠοΉπ“‚οΉβŠΉ ΰ£ͺ Λ– WARNING ⚠ - bΓ—b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

More details
WpActionLinkContent Guidelines