Can (not) Trusted

Can (not) Trusted

  • WpView
    Reads 20
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Nov 27, 2020
"Kamu hanyalah ilusi semata yang aku ciptakan, yang tidak akan pernah bisa aku sentuh." _______ Bianca Azelia, gadis biasa yang hidup nya jauh dari kata cukup. Seorang gadis dengan profesi sebagai kasir supermarket ini, terlahir tanpa kedua orangtua yang mendampingi nya. Hanya dengan pekerjaan nya itulah ia bertahan hidup di dunia yang kejam ini. Namun, siapa sangka ia akan bertemu dengan seseorang yang akan mengubah hidupnya. Membalikan kehidupannya 180°. Orang itu memberikan sejuta kenangan kepada nya, tapi juga memberinya seribu rasa sakit yang mungkin tidak pernah ia lupakan.
All Rights Reserved
#29
beat
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Memorable
  • Everything
  • Wasted Princess [On Going]
  • A Symphony of life
  •  HAZELA
  • Rumit~
  • HEART OF FIRE [End]
Memorable

Akulah gadis bisu itu, hanya mampu menatap apa yang kulihat tanpa mampu berteriak bahkan untuk melawan pun sulit. Aku berdiri disini menunggu sebuah harapan itu datang. -milena- *** "ANAK TIDAK TAHU DIUNTUNG." "AKU AKAN SELALU MENJAGA KAMU, PRINCESS." "MAAFIN PAPAH, MILE." "LO CUMA PENGUSIK KELUARGA CORLISS." "JANGAN PERNAH LO TUNJUKIN MUKA BUSUK DRAMATIS LO DI HADAPAN KITA-KITA LAGI, NONA ALEXA YANG MAHA BENAR." "DON'T CRY, PRINCESS. EVERYTHING WILL BE OKEY, RIGHT?" "Aku pikir dibalik wajah lugu dan polos yang selama ini kamu berikan benar-benar menginginkan yang namanya kasih sayang, tapi sekarang kamu menunjukan pada kami semua tentang seseorang yang memang layak untuk dibenci." *** Aku muak dengan takdir yang selalu mempermainkan garis tangan kebahagiaanku, tak pernah kah Tuhan berpikir jika aku lelah, dimana takdir bahagia yang telah dituliskan untuk perjalanan hidupku? Aku..takut, semua alasan aku berdiri dan hidup perlahan pergi, bahkan orang yang aku nantipun pergi tanpa belas kasihan padaku.

More details
WpActionLinkContent Guidelines