Dalam Pelukan Luka (Selow Update)

Dalam Pelukan Luka (Selow Update)

  • WpView
    Reads 62
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jan 10, 2021
Vote dan komen diperlukan. Jika berkenan boleh follow akun saya. Sekian terima kasih. °°° Tidak ada anak pembawa sial! Semua anak itu suci, tetapi kenapa dirinya dibenci? Depresi, satu kata yang menggambarkan hidupnya. Hidup dibenci oleh sang ayah tidaklah mudah. Hidup yang tidak tentu arah, melayang bebas. "Dasar pembunuh! Pembawa sial! Aku bukan ayahmu!" Kata itu sangat menusuk ke dalam hati pemuda tampan itu. Tersenyum di luar dan terluka saat sendiri itu dirinya, hanya beberapa orang yang mengetahui masalah hidupnya itu. Melukai diri sendiri pun sudah menjadi kebiasaannya, menulis surat untuk sang ayah dengan darah segar yang keluar dari tubuhnya itu kebiasaannya. "Aku juga anakmu!" Kata itu yang selalu dirinya katakan saat sendiri. Cinta dan kasih sayang, dirinya tidak pernah mendapatkan itu. Soal keluarga maupun cinta dirinya selalu kalah. Akankah dirinya menemukan cinta sejati yang bisa memulihkan kondisi hati? Akankah ayahnya menerima dirinya sebagai anak? Kita simak ceritanya.
All Rights Reserved
#326
mental
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lara di hati Rain (𝐓𝐄𝐑𝐁𝐈𝐓)
  • My Beloved Wife
  • LANGIT BIRU
  • Rumah Sepasang Luka ✓
  • About Naskala [on going]
  • LENGKARA
  • ANOTHER JOURNEY | Spin-off IN THE END ✔
  • NAVARA

Rain selalu memandang Ayahnya sebagai cinta pertamanya, pahlawan yang tak tergantikan dalam hidupnya. Dalam keluarga yang tampak harmonis, cinta antara Ayah, Bunda, dan Adik laki-lakinya, Sky, selalu cukup untuk membuat Rain merasa aman dan bahagia. Namun, apa yang terjadi ketika cinta yang ia banggakan itu mulai retak? Ketika sosok Ayah, yang selama ini menjadi simbol cinta sejati, ternyata menyimpan rahasia yang tak pernah ia bayangkan. Di tengah luka yang perlahan tumbuh, Rain dihadapkan pada sebuah ujian yang menguji keteguhan hatinya. Ujian yang membuatnya menata ulang makna tentang keluarga, harapan, dan cinta. Perjalanan emosional itu membawanya pada kesadaran bahwa cinta tidak hanya tentang kebahagiaan, tetapi juga tentang kehilangan, penerimaan, dan keberanian untuk melepaskan. Akankah lara di hatinya menemukan ruang untuk dimaafkan... Atau justru menjadi luka yang abadi?

More details
WpActionLinkContent Guidelines