Find Me, Buddy

Find Me, Buddy

  • WpView
    Reads 20
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Dec 5, 2020
kisah tentang petualangan mencari seseorang yang tak pernah benar benar hilang, kisah tentang merelakan apa yang seharusnya pergi. Percaya ga sama teleportasi? Mesin waktu? Kalau ada seseorang yang bisa melintasi waktu bahkan sampai ke masa lalu? Seorang perempuan yang memiliki pemikiran logis dan sangat percaya takdir Tuhan harus menentang pikirannya untuk mengikuti kata hatinya sementara, bahkan hingga berniat mengubah sesuatu yang seharusnya tidak terjadi, kemudian berhenti karena ragu dan berpikir ini adalah hal yang tidak benar. Apakah dia akan melanjutkan perjalanannya untuk bertemu orang orang yang sangat ingin ia temui atau berhenti dan menerima apa yang sudah ditakdirkan Tuhan? Cerita ini murni imajinasi penulis
All Rights Reserved
#15
petualanganwaktu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • "TENTANG"
  • Bentangan Payung Biru
  •  Gadis Bergaun Biru
  • Sejenak Selamanya:Jejak Yang Tak Pernah Pergi
  • JEJAK WAKTU (On Going)
  • Menyusun Cerita Dibawah Kanopi [On Going]
  • SPJU {Sadar Penuh Juga Utuh}
  • Sagara
"TENTANG"

Ia adalah seorang pecandu, pecandu yang kumaksud bukanlah sebuah kalimat dengan konotasi negatif. Ia hanyalah seseorang yang terlalu candu akan sebuah penantian harapan diantara himpitan ketidakpastian. Banyak cerita pekat yang telah ia alami sebelumnya, bahkan lebih pekat dari kopi yang kau suguhkan malam itu. Ia tetap setia memandangi sebuah bayangan hitam diantara senja dan awan kelabu. Terlihat begitu banyak hal yang ia pikirkan, sampai tak menghiraukan orang-orang yang beralalu-lalang di depannya. Ia tetap memandang kosong bayangan dirinya. Waktu takkan berjalan mundur hanya dengan ia meratapi semua yang telah ia lalui. Memang diriku tak tau banyak tentang dirinya, tapi yang ku tahu, ia terlalu menutup semua bantuan yang pernah ku tawarkan kepadanya, hanya karena ia menilai, bahwa semua orang hanya ingin mendengarkan ceritanya tanpa harus tau apa yang ia rasakan. Hmm... setidaknya dia telah membaginya, itu akan membuat dirinya nyaman dan tidak terlalu terbebani oleh semua masalah yang ia pikul sendirian.

More details
WpActionLinkContent Guidelines