RISE OF ME

RISE OF ME

  • WpView
    Reads 26
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Sep 22, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
"Tidak ada kehidupan yang sempurna. Karena sedih dan bahagia akan selalu hadir dan menyapa. Maka, jadikanlah sabar dan syukur sebagai penyempurna semua rasa yang ada." Sederet kalimat itu lah yang selalu Husna lontarkan saat mendapati diri nya terbangun dari mimpi buruk masa lalu. Husna-Dia berbeda, dia istimewa dengan segala sesuatu yang ada dalam diri nya. Husna percaya, bahwa setiap orang memiliki porsi kebahagiaan nya masing-masing. Husna juga percaya kebahagiaan itu tidak instan. Dan Husna yakin, Allah akan memberikan dia suatu kebahagian itu, walau tak sekarang dan hari ini. [Tugas B. Indonesia]
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lembar Terakhir Surat Untuk Dika
  • Takdir Cinta From Allah
  • BALADA KEHIDUPAN
  • Gus Bara
  • Restu Tuhan
  • Keyakinan yang Hilang
  • Rindu: Puisi Praditya Dylan [END]
  • A Perfect Star
  • SELESAI (Say Goodbye)
  • AWAL

"Tentang hari ini Dik, seni mencintaimu harus ku akhiri dengan kesedihan dan kebahagiaan yang mendalam. Kau sudah menemukan kebahagiaan yang selama ini kau cari. Salut untukmu Mil, kamu perempuan hebat. Dan ku titipkan semua aksaraku padamu, sebagai bait kata yang menemukan penyair baru. Puisiku akan terus tumbuh, meski aku tak lagi dapat merangkainya" Kisahh ini bercerita tentang Anima, gadis cantik asal Solo yang sedang dalam tahap berhijrah. Ia bukan seorang pendosa. Namun, betapa susahnya istiqomah menjalani perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya. Terlebih lagi, hal yang lebih sulit dialaminya ketika keimanannya diuji oleh hadirnya sosok Andika Ahmad Firdaus dalam hidupnya. Teman SMA yang sedang menjalani pendidikan TNI. Seseorang yang hanya bisa dirangkul dari jauh tanpa bisa menyentuhnya. Memeluknya dalam hati, mencintai sendirian. Iman yang kokoh bahkan sesekali tersungkur, membuatnya lelah dan selalu dalam keputus asaan. Hingga pada akhirnya, melepaskan adalah sebaik-baiknya bentuk mengikhlaskan. Sebab jatuh cinta adalah takdir, mencintai adalah pilihan. Dan Anima telah memilih untuk mencintai dengan cara yang paling menyakitkan. "Akan ku kantongi kegagalanku hari ini. Tidak akan ku buang. Nanti akan ku lihat kembali ketika kemenangan sudah menghampiri." Hatiku yang berkata. Rancu. Setiap hari selalu rasa letih yang ku rasakan. Entah apa yang membuat aku setegar itu sampai saat ini. Hanya iman yang kumiliki. Ini adalah kisah muslimah yang merangkak menemui Tuhannya dalam cinta yang tak seharusnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines