RISE OF ME

RISE OF ME

  • WpView
    Reads 26
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Sep 22, 2021
"Tidak ada kehidupan yang sempurna. Karena sedih dan bahagia akan selalu hadir dan menyapa. Maka, jadikanlah sabar dan syukur sebagai penyempurna semua rasa yang ada." Sederet kalimat itu lah yang selalu Husna lontarkan saat mendapati diri nya terbangun dari mimpi buruk masa lalu. Husna-Dia berbeda, dia istimewa dengan segala sesuatu yang ada dalam diri nya. Husna percaya, bahwa setiap orang memiliki porsi kebahagiaan nya masing-masing. Husna juga percaya kebahagiaan itu tidak instan. Dan Husna yakin, Allah akan memberikan dia suatu kebahagian itu, walau tak sekarang dan hari ini. [Tugas B. Indonesia]
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Gus Bara
  • My Destiny (Complete)
  • Lembar Terakhir Surat Untuk Dika
  • Hijrah Cinta Sang Akhwat Fillah
  • A Perfect Star
  • Juan [REVISI]
  • RUMAH SINGGAH
  • AWAL
  • My Eternal Moon [ End ✔️]
  • WHAT IS HAPPINESS???
Gus Bara

Ketika nama telah terpahat di Lauhul Mahfudz, ia menjelma sebagai ketetapan abadi sang pencipta. Sekeras apa pun jemari manusia berupaya mencerai-berai, tak akan ada kekuatan yang sanggup memisahkan, kecuali maut yang menjemput hela napas terakhir dua makhluk yang telah digariskan bersama. Namun, bagaimana jika takdir itu mengikat dua hati yang tak pernah saling menginginkan? Dua hati dipaksa bersatu dalam keheningan tanpa rasa, dimana benih-benih dilema mulai tumbuh dan perlahan menyiksa jiwa. Keadaan kian membelenggu tatkala bayang-bayang masa lalu kembali hadir berselimut dendam membara, menyusup diam-diam untuk menghancurkan ikatan yang baru saja terjalin. Dari sanalah belenggu cinta segitiga mulai menjerat tanpa akhir, membentang luas bagai samudera kelam yang sarat akan kedustaan dan pengkhianatan. Di tengah badai takdir ini, berdirilah Bara, seorang Gus muda yang terpaksa mengarungi pahitnya lautan kedustaan. Setiap duka dan pengkhianatan yang ia lalui kini menjelma menjadi tetesan air mata yang selalu menyertai di setiap untaian do'a malamnya. Akankah kisah cinta yang rumit dan penuh lara ini menemukan dermaga damainya bersama Ning Zulaikha? Ataukah mereka akan selamanya karam dalam samudra dusta?

More details
WpActionLinkContent Guidelines