Ini ketika kamu dan aku menyimpan rasa yang sama tapi masih berpikir ini hanya rasa sepihak saja, dan kita tau jika kita memulai untuk menyapa duluan itu akan menyenangkan, tapi apalah daya ego masing-masing yang membuat kita saling menutup dan enggan untuk menyatakan, kita melangkah dengan alunan langkah kaki yang serentak, dan bergandengan tangan yang erat, memampang senyum yang sama-sama tulus dengan tatapan yang penuh arti bersama, semua orang tau itu, tapi hanya saja hati kita nakal untuk mengakui perasaan yang aneh itu bersama
Kita hanya bisa melihat dan menebak-nebak alur kehidupan yang kita jalani, apakah rasa ini sama atau tidak, dan jika ternyata perasaan itu sama bagaimana dengan akhirnya, apakah berakhir menyenangkan atau sebaliknya
Hmm semua ini terkadang terlihat mudah-mudah saja tapi jika benar-benar dijalani percayalah ini sangat rumit dan sangat rumit sekali, terkadang ketidak percayaan satu sama lain membuat kita kecewa dan bisa mengubah perkataan awal dan pergi membawa perasaan yang masih sama seperti pertama mengungkapkannya, itulah ego yang sedang kita miliki bersama saat ini, aku harap jalan cerita akan berlalu dengan baik dan berujung dengan baik pula.
Angkasa, aku akan memberitahukan kepadamu betapa sulitnya mencintai seseorang yang sama selama dua tahun terakhir. Betapa lelahnya aku bertahan dengan sebuah rasa tanpa pengakuan. Ibaratnya seperti hatiku yang berteriak memanggil namanya, mustahil ia bisa mendengarnya.
Angkasa, jika ia tak tahu menahu dengan perasaanku, apalagi berbicara tentang membalas perasaan? Ah, sepertinya aku telah terjerumus ke lubang rasa sakit yang dengan sengaja kubuat sendiri.
Tuhan, jika Kau berkenan, tolong hapuskan rasa ini.
⚠️Banyak orang mengalami kejadian yang sama dalam hal memendam rasa. Mungkin buku ini dapat mewakili perasaan yang coba kamu tutupi?