Nous avons mis à jour nos Directives du Contenu.
Consulte les dernières directives pour continuer à partager des histoires en toute sécurité.
En savoir plus 
Kemarau Yang Merindukan Hujan

Kemarau Yang Merindukan Hujan

  • WpView
    LECTURES 249
  • WpVote
    Votes 41
  • WpPart
    Chapitres 9
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication sam., déc. 12, 2020
WpInfo
Poésie
Bercerita tentang seseorang merindukan kekasih yang dulu pernah singgah sebelum akhirnya pisah. Jangan lupa vote dan coment yaaa kawan-kawan. 😊 Terima kasih. 🙏🏻
Tous Droits Réservés
#2
sajak-sajak
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Perihku Ditinggalkan
  • Move on
  • Rainy Day (complete)
  • In a Rainy Season
  • BEFORE TURNING 23
  • PERTEMUAN
  • Kisah Kita Dan Hujan
  • Umbrella and Rain
  • Rain

High rank #21 (05/7/19) (hanya serpihan kata-kata, entah puisi atau sajak atau apa entahlah) Untuk orang yang kehilangan. Atau yg baru putus, yang masih belom bisa move on dari kenangan apalagi mantan. Bahasa kasarnya sih cuma sekedar kata mellow yang nggak penting dan cuma diutarakan dari perasaan saya saja, bilang lebay boleh kok, saya menerima kritik dari kalian. Cuma mengutarakan kesedihan yang begitu perih walaupun doi tidak mendengar gue kok HAHA. "Kadang Cinta terlalu indah dirasa, Namun kehilangan membuat kita lupa akan keindahan yang pernah dirasa". 98% benar-benar mewakili perasaan dan hidup saya yang sama persis. Hanya tulisan-tulisan yang mengutarakan perasaan hati yang sedang menangis. Hanya seorang perempuan, Yang hobinya mengutarakan perasaan sakit lewat kata-kata dengan cara menulis, Yang tiba-tiba saja menjadi puitis, Disaat hati sedang kacau balau. Kata-kata disini asli buatan saya, murni dari pikiran saya, namun jika ada kesamaan, maafkan saya. Semoga kata-kata ini yang akan mengerti perasaan kalian disaat siapapun tak pernah bisa mengerti.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu