SHEREN : Albi Nadak

SHEREN : Albi Nadak

  • WpView
    Membaca 495
  • WpVote
    Vote 75
  • WpPart
    Bab 13
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Jum, Agt 13, 2021
[Spiritual-Humor] Re-Publish •̥﹏• Sheren Shareena Zillah. Gadis tomboy berambut merah. Sering membuat masalah, hingga Ayahnya terpaksa mengirim gadis itu ke salah satu Pesantren sahabatnya. Awalnya Sheren menolak, tetapi saat bertemu dengan anak pemilik pesantren, Sheren menerimanya. Hamzah Adnallah, lelaki berusia 21 tahun itu baru saja lulus dari Universitas Al Ahzar, Karena kecerdasannya dibidang agama. Lelaki yang menjadi korban gangguan dari Sheren. "Jangan pegang saya, Sheren. Kita bukan mahram." "Kalau gitu, kita nikah aja biar bisa pegangan terus." Hamzah tidak menyangka jika akan bertemu dengan gadis usil seperti Sheren. Ia kira, kehadiran Sheren adalah keburukan untuknya, namun ia salah. Ia malah jatuh hati pada pesona gadis rambut merah itu.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#25
pondokpesantren
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Ijbar [Selesai]
  • Aurakham (Aurora & Arkham) [End]
  • the best choice
  • SENJA UNTUK ALESHA
  • Jannah.
  • Astagfirullah, Alzam! (End)
  • Adam Ajari Aku Hijrah [TERBIT]
  • HAMASAH CINTA (END)
  • SANTRI PILIHAN BUYA [SLOW UP]
  • Dia dan Doa

Aza tak menyangka akan di pertemukan kembali dengan Altha, di saat dia sudah hampir melupakan laki-laki itu. Terlebih fakta mengejutkan, Altha merupakan penerus utama pondok pesantren yang ia tinggali. Aza cukup tahu diri, ia sudah biasa menelan kecewa, egois jika ia tetap menerobos maju di saat dirinya selalu di pandang sebelah mata oleh warga pondok. Namun satu hal yang membuat Aza bimbang, sifat Altha, perilaku Altha, yang berubah drastis dari terakhir kali mereka bertemu. "Cuma kita berdua doang Gus yang di sini?" "Emang kenapa?" "Padahal dulu Gus sering ngingetin Aza kalo kita bukan muhrim, apalagi berduaan kaya gini." "Itukan dulu, sekarang nggak lagi. Saya kaya gini juga ke kamu doang kok." "Sikap Gus yang kaya gini bikin Aza bingung tau." "Simpan aja rasa penasaran kamu sampai saya bisa menjawabnya." ***** Sebenarnya ada hubungan apa di antara mereka berdua? Akankah Aza tetap maju, atau malah mundur menjauh dan tetap berdiri di maqomnya? __________________________________ IG penulis : elkyeee001 Cover by : Cistyart __________________________________

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan