Ghafi-Ghafi Gemay

Ghafi-Ghafi Gemay

  • WpView
    Membaca 176
  • WpVote
    Vote 54
  • WpPart
    Bab 5
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Jum, Des 11, 2020
"Beli jamur harganya sepuluh ribu, kalo udah cukup umur mau kan nikahin aku?" Zharifa Mecca "Ghafi tau gak, bedanya kamu sama kursi?" Ghafi menggeleng. "Kursi itu untuk sandaran sementara, sedangkan kamu untuk sandaran seumur hidupku. Eaaaa ...." Nasha Aria Tak perlu malu menunjukan perasaan hati, disini akan dituliskan kisah Caca dan Sasha yang gigih saling melontarkan gombalan guna menjadi istri masa depan Ghafi-Ghafi Gemay si tampan idaman para ukhti masa kini. Caca queen of pantun cinta, Sasha si ratu gombalan maut. Siap mengikuti kisah mereka? ------------------------------------- Penulisan cerita mulai tanggal 16 November 2020. #Story4
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#16
alim
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Sweet RomanShit
  • The Honeymoon Is Over [FIN]
  • Bad Boy Erlangga
  • With You [TERBIT]
  • GARASYA [END]
  • Zaki Somplak [ REVISI✓ ] [Hiatus]
  • The Stories (COMPLETED)
  • Lelaki Pilihan (Selesai)
  • AKSAFA (End)

(Romantic - Comedy) Karena perjodohan yang dilakukan oleh sang ayah, Briana Aulia Wiratmaja jadi membenci Athala Kavi Gautama yang menjadi suaminya selama hampir dua tahun terakhir. Bri, begitulah perempuan itu biasa dipanggil, merasa hidupnya begitu nelangsa karena harus berpisah dengan sang kekasih tercinta akibat pernikahan mereka. Berkali-kali Bri meminta Athala untuk menceraikannya, tetapi berkali-kali pula Athala menolak dengan alasan janji kepada sang ayah dan mereka belum memiliki keturunan. Maka dengan segala kekesalan dan kebencian yang meluap, Bri akhirnya bertekad membuat onar, sengaja melakukan hal-hal yang Athala benci. Berharap laki-laki itu muak dan kemudian menceraikannya. Namun, Bri sadar bahwa ekspektasinya ternyata sia-sia. Athala masih tetap keukeuh pada prinsipnya tidak akan bercerai sebelum mereka punya anak. "Kalau kamu mau cerai, kamu harus berikan saya seorang keturunan dulu, baru saya kabulkan permintaan kamu." "Kamu udah gila? Mana mungkin aku mau punya anak dari kamu! Aku benci kamu dan kamu juga nggak cinta sama aku!" "Kalau begitu jangan mimpi kamu mau bercerai." "Kenapa kamu masih aja mau bertahan di pernikahan nggak sehat ini? Kamu beneran udah sakit jiwa!" "Karena ini satu-satunya cara saya untuk balas dendam sama kamu, istriku." -------------------------------------------- Warning!!! 🔞 Story with mature content, harsh words, skinship, high level of romance and adult, problematic character, mental illness, family issues (21+) copyright @poetryalexandria First publish May 2024

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan