Catatan Terakhir Untuk Aga

Catatan Terakhir Untuk Aga

  • WpView
    Reads 312
  • WpVote
    Votes 161
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jan 4, 2023
"Jangan salahkan Alea. Jika nanti, Aga nyariin Alea karena rindu," ujar gadis berponi tipis dengan senyum lebarnya. "Lo, cuma benalu dalam hidup gue. Lo bukan sunflower yang mesti gue cari. Bahkan, untuk sekedar mengatakan rindu saja, lidah gue enggan mengucapkannya." Ya ... itulah seorang PRINCE RAGA BUANA, cowok yang tiba-tiba ngomong panjang. Tapi, mampu membungkam mulut seorang gadis cantik di hadapannya. VALERIA MAHESWARI. Ia dibuat bungkam, lagi. Entah yang keberapa kali, Alea mendapat perkataan sarkas dari Aga. Tapi, tak pernah menyurutkan rasa sukanya terhadap cowok dingin dan galak itu. Dan entah pesona apa yang dimiliki cowok itu, sampai mampu membuat semangat hidup yang dulu padam. Kini penuh dengan taburan sunflower di sepanjang hatinya. "Iya, Alea harap. Aga nggak bakal sedih dan terpukul saat Alea nggak ada lagi di kehidupan Aga." "Pasti." Satu kata yang mampu membuat Alea kini tersenyum getir. Iya, semoga itu benar. -- Kisah seorang gadis dengan harapan tipis, yang mencoba membuat kisah manis di sisa akhirnya. Dan di pertemukan dengan sosok pria dingin yang tak pernah senyum. Entah dorongan dari mana, Alea tertantang untuk membuatnya tersenyum, sampai rasa tak terduga datang padanya. Namun, akankah bisa ia menaklukan hati beku milik sang pria? di saat ia juga harus bertarung dengan kematiannya.
All Rights Reserved
#370
kanker
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Goodbye Alaska [END]
  • Arsyilazka
  • RAJAWALI
  • Impossible
  • I'm broken [BHS#1]✓
  • BROKEN
  • Angkasa (Forget Me Not)
  • Semesta Angkasa | Teenlit ✔
  • Matahari
  • ALSTARAN [END]

[FOLLOW DULU SEBELUM MEMBACA] "Woi! Anak pungut!" "Dari mana aja? Jam segini baru pulang?!" Gadis yang merasa dirinya dipanggil itu menghentikan langkahnya, menunduk, menyeka darah yang sedikit mengalir dari sela bibirnya. Dia menoleh, menatap Bramasta tajam. "Peduli apa papa sama Rhea?" Rheana Adhisty gadis yang punya seribu cara percobaan bunuh diri. Tetapi entah apa yang salah, semua cara yang ia lakukan selalu gagal. Hingga suatu hari, Alaska datang sosok yang semakin mengacaukan usahanya untuk mati. "Ngapain naik ke sana?" "Cari mati, Lo?" Rhea enggan mendengarkan suara berat itu, ia masih menatap nanar trotoar yang dipenuhi kerumunan orang untuk menyaksikannya dirinya jatuh dari rooftop yang berada dilantai tujuh. "Buat apa gue hidup? Enggak guna juga." "Sampai jumpa di alam baka, Alaska."

More details
WpActionLinkContent Guidelines