SECANGKIR RINDU di BARA MENTARI

SECANGKIR RINDU di BARA MENTARI

  • WpView
    Reads 34
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 5, 2022
BISMILLAHIROHMANIRROHIIM Dengan suka cita. Apa kabar kalian yang mungkin sedang berduka, karena cinta, harta, atau tahta. Jangan di buang, emosi dan perasaan itu butuh pelukan. Ada kala kamu harus lebih berterimakasih pada rasa sakit. Untuk menghargai rasa baik baik saja. "SECANGKIR RINDU di BARA MENTARI" Judul untuk memulai segala kisah yang tersaji tidak dalam bentuk cerita. Namun dengan rangkaian kata yang diusahakan menarik untuk membuatmu tertarik. Beserta harapan dengan membaca, fikiran mu bisa menceritakan isi cerita ini dalam benakmu. Lagi lagi, mungkin ini adalah novel curhat. Curhatan untuk semua orang yang pernah menjadi "AKU" dalam cerita ini. Sebuah tulisan yang dimulai tanggal 23 Desember 2020. Setiap katanya adalah setiap isi hati yang tercurah. Jika kamu sedang rebahan saja, atau sedang berkumpul bersama sahabat. Melalui ini, aku ingin bergabung. Menjadi objek matamu, dan khayal fikirmu. Jika memang patah hati adalah kesedihan. Jujurlah kepada keadaan bahwa memang sedang sedih. Terkadang yang butuh perayaan tidak hanya kebahagiaan. Namun kesedihan juga. Bedanya. Di perayaan kesedihan. Kamu tak perlu menikmati apapun tentang kesedihanmu. Cukup ingat, dan selamat melangkah dituntun kesedihan. Atau menuju meja makan. Semoga nasi dan lauk pauk ada menemani, agar sepi, tak terlalu selalu benar. Dirimu adalah ramai, hanya saja terlalu egois. Berharap semoga ada komentar yang tertinggal sebagai jejak bahwa anda pernah membuat ku senang karena membaca . SELAMAT MEMBACA, MENYELAMLAH JIKA BASAH. SELAMAT MEMBACA, MENEPILAH JIKA TAK BASAH.
All Rights Reserved
#458
hilang
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Antara Aksara dan Kata
  • You're Here, But Not For Me
  • MENCINTAIMU, SEINDAH TUHAN MENCIPTAKANMU
  • Fading Out Flickers
  • SELAMA ITU KAH, APAKAH  KAU AKAN KEMBALI?
  • Mahligai Sunyi
  • JATUH CINTA SETELAH MENIKAH
  • Senja Yang Terlukis Di Doamu [ON GOING]
  • FRIENDzone (Completed)
  • IF YOU

Haruskah cinta yang pergi benar-benar dilupakan? Ataukah ia hanya bersembunyi di antara jejak kenangan yang enggan pudar? Kumpulan cerpen yang aku buat ini mengisahkan tentang mereka yang masih menggenggam sisa-sisa rindu-tentang janji yang tidak sempat ditepati, perasaan yang tertinggal di sudut hati, dan harapan yang terus berdenyut meski cintanya telah pergi. Dengan kata-kata yang lirih dan penuh makna, cerpen-cerpen di dalamnya menghadirkan berbagai wajah kehilangan. Ada yang mencoba melupakan, ada yang memilih menunggu, dan ada yang diam-diam tetap menyimpan cinta dalam sunyi. Mungkin, dalam satu atau lebih kisah yang ada di dalamnya, kamu akan menemukan bagian dari hatimu yang juga belum benar-benar sembuh. follow ig aku: @kaelaryas_

More details
WpActionLinkContent Guidelines