Aina perempuan yang memilih diam

Aina perempuan yang memilih diam

  • WpView
    Lectures 5
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Chapitres 1
WpMetadataReadTerminé lun., nov. 30, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
bertahun tahun Aina selaku anak perempuan mematuhi betul petuah sang perempuan hebat yang membuatnya hadir kedunia. bukan perkara mudah memang, meski satu dua kali ketidaksinkronan dalam berpola pikir hadir diantaranya dan sang perempuan terkasih. sebagai anak dan sosok yang berwatak tegas jelas membuatnya sulit dalam menentukan langkah. sebenarnya bukan sulit, hanya..entahlah, pola pikir yang berseberangan dengan sang ibunda jelas memberikan kegamangan tersendiri.antara petuah atau kenyataannya sebagai perempuan yang berprinsip harus dikesampingkan. jelas baginya itu sebuah pelanggaran dalam mengayomi jiwanya sebagai sang indung. "kamu harus ingat...syurga itu ya ada dibawah telapak kaki ibukk. bukan pada prinsipmu yang nggak bisa ngasih kamu syurga" jelas sekali Aina tertohok. tak cukup sekali dua kali kalimat pedas ibuk harus membuatnya keluar rumah menjauh dari suasana panas. bukan perkara sederhana sebenarnya, rasa jatuh cintanya terhadap syurga justru harus mengalami pasang surut dimata sang ibu. Dann perkara prinsip yang kerab jadi buah bibir sang ibunda harus di akui Aina bahwa ia sendiri jelas tak bisa mengenyampingkannya. entah dosa yang keberapa kali saat saat seperti seharusnya dia masih duduk mendengarkan justru malah berakhir di lingkungan jauh dari rumah. sebut saja mengadakan pikiran, tapi sampai kapan??? sampai kapan ia harus menghindar seperti ini. jikalau ditelaah lebih bersih lagi, Aina yakin prinsipnya tak menyalahi aturan norma maupun agama yang dulu sempat ia pelajari selama disekolah keagamaan, tapi... lantas bagaimana dengan sang perempuan terkasih.permpuan yang jelas jelas sembilan bulan lamanya berbagi nafas dengannya secara sukarela. apa mungkin sebagai penguasa alam semesta Allah akan memberinya semacam toleransi dalam bersikap?? bersikap menggurui?? bagaimana sikap itu menimbulkan luka yang tak kasat mata di hati sang perempuan terkasih.
Tous Droits Réservés
#822
religi
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • di akhir perang
  • F dan Z  ( and )
  • Kuterima Khitbahmu
  • KITA BERBEDA (antara Aku, Kamu, dan Tuhan)
  • You Are My Dream
  • Imam Pilihan Appa [end]
  • my husband is my idol
  • Penakluk Iman & Hati ( END )
  • Surat Untuk Takdir [ ON GOING ]
  • pernah yang tak kan terulang kembali(love story from the author)

" untuk mu agama mu, Dan untuk ku agama ku ( al kafirun ayat 6 ) kamu boleh mencintainya, Tapi jangan ambil dia dari tuhan nya ( korintus 6:14-15) ~ pada masanya, seseorang akan pergi dengan sendirinya. Dan pada waktunya, seseorang akan datang dengan rencana nya. kita berada di antara doa dan harapan. bertemu dalam persimpangan takdir, kita hanyalah hasil dari kesengajaan yang di ciptakan semesta. kau dan aku, dua insan yang tengah menjalin cinta namun terjebak dalam jurang pemisah paling bahaya. antara adzan yang berkumandang dan lonceng yang berdentang. antara kiblat yang tentukan arahku pulang dan salib yang membuat mu tenang. antara manisnya syahadat dan dahsyatnya syafaat. antara hitungan tasbih dan kalungan rosairo. ini bukan lagi perihal cinta tapi keyakinan tidak ada yang bisa berjalan mulus setelah ini. kita hanya akan menjadi penghianat entah aku yang meninggalkan Allah ku atau kamu yang meninggalkan Tuhan mu. kita hanyalah luka yang tertunda semakin lama mungkin akan semakin sulit untuk di redam, tolong ingat kali ini bukan takdir yang jahat tapi kita yang terlalu menentang akal sehat. biarlah kita menjadi sebuah kenangan yang akan ku simpan dengan benar. dari kamu aku belajar bahwa mengiklaskan adalah cara terbaik dari mencintai, tak apa setidaknya aku pernah membuat mu tertawa,pernah bebagi kisah juga pernah menjalani hari yang sulit untuk di lupakan. terkadang ada beberapa hal yang tidak bisa kita miliki tapi setidaknya bisa menjadi kenangan yang akan abadi.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu