Story cover for Bulan story: Cinta segi banyak [END]  by Nta3005
Bulan story: Cinta segi banyak [END]
  • WpView
    Reads 102,592
  • WpVote
    Votes 12,839
  • WpPart
    Parts 52
  • WpView
    Reads 102,592
  • WpVote
    Votes 12,839
  • WpPart
    Parts 52
Complete, First published Nov 30, 2020
Follow akun wp author terlebih dahulu❤

Cover by; @Lhansaaat_

[Revisi setelah end] 

Bulan di tinggalkan oleh orang tuanya semenjak ia bayi. Bulan di tinggalkan oleh sahabatnya,  Bunga saat berusia 15 tahun. Bulan sudah terlalu biasa di tinggalkan, membuatnya seakan sudah tidak memiliki semangat hidup. 

Bagi Bulan luka itu adalah penghibur, tangisan adalah sesuatu yang dapat mengembalikan gairah hidupnya. Terdengar konyol, tapi itulah Bulan. Cewek yang sangat sulit di tebak jalan pikirannya.  

Bulan bahkan merelakan Langit menghabiskan waktunya dengan Mentari. Karena bagi Bulan, tidak papa dia terluka, asalkan orang yang ia sayang tetap tersenyum bahagia.
 
Hingga akhirnya sesuatu yang ia sebut Bintang, menerangi hidupnya yang kelam. Pada akhirnya akan kah Bulan menemukan kebahagiaan atau tetap pada kesendirian.

16 Desember 2020 - 19 Januari 2021
All Rights Reserved
Sign up to add Bulan story: Cinta segi banyak [END] to your library and receive updates
or
#100baru
Content Guidelines
You may also like
Tiga Belas Misi ✔️ by mooniemakeu
43 parts Complete
"Kalau kamu benci dengan perpisahan, berarti kamu tidak punya hak untuk mengasihi pertemuan." "Kenapa gitu, Kak?" "Perpisahan ada karena eksistensi dari pertemuan. Jadi, bukankah kamu seharusnya membenci apa yang bisa membuat perpisahan itu muncul?" ••••• Mentari kira, jalan salah yang ia ambil adalah jalan yang terbaik. Jalan yang mungkin bisa membantu dirinya dan ayahnya keluar dari jerat kemiskinan. Namun, ternyata jalan itulah yang membuat Mentari dipertemukan pada sosok Bulan. Pemuda berwajah teduh yang dikenal dengan kalimat ajaibnya. "Lakuin sekarang, belum tentu lima menit yang akan datang kamu masih hidup." Tiga Belas Misi Menuju Kebahagiaan. Begitu Mentari menyebutnya. Khusus untuk Bulan, hanya untuk Bulan, pemuda baik yang tak lain adalah kakak tingkat di kampusnya. Namun, hari-hari yang mereka lalui demi menyelesaikan misi itu membuat semesta dengan lancangnya menciptakan perasaan baru di hati Mentari. Perasaan yang tak seharusnya tumbuh, terlebih jika itu tertuju pada Bulan. Apalagi ketika Mentari sadar, bulan lebih indah bersama bintang, bukan matahari. Ketika hati Mentari kian terluka dengan rasa yang tak mungkin terbalas, semesta justru menambah luka dengan rentetan kisah masa lalu yang terpaksa harus direka ulang. Lalu, kapan sekiranya semesta akan memberi tanggal yang tepat untuk kebahagiaan Mentari? ⚠️Mengandung kata kasar dan hal-hal berbau perundungan. Do not copy my story! Amazing cover by Dhiya Moon Started : 20 Agustus 2022 Finished : 08 Januari 2023
You may also like
Slide 1 of 10
Tiga Belas Misi ✔️ cover
Langit [COMPLETED ✔] cover
REMBULAN [On Going] cover
My Beloved Enemy cover
Photobox [ End ] cover
Universum cover
LANGIT & BULAN  cover
Love Under Moon (#30DaysWritting) cover
BulBin (END) cover
LANGIT cover

Tiga Belas Misi ✔️

43 parts Complete

"Kalau kamu benci dengan perpisahan, berarti kamu tidak punya hak untuk mengasihi pertemuan." "Kenapa gitu, Kak?" "Perpisahan ada karena eksistensi dari pertemuan. Jadi, bukankah kamu seharusnya membenci apa yang bisa membuat perpisahan itu muncul?" ••••• Mentari kira, jalan salah yang ia ambil adalah jalan yang terbaik. Jalan yang mungkin bisa membantu dirinya dan ayahnya keluar dari jerat kemiskinan. Namun, ternyata jalan itulah yang membuat Mentari dipertemukan pada sosok Bulan. Pemuda berwajah teduh yang dikenal dengan kalimat ajaibnya. "Lakuin sekarang, belum tentu lima menit yang akan datang kamu masih hidup." Tiga Belas Misi Menuju Kebahagiaan. Begitu Mentari menyebutnya. Khusus untuk Bulan, hanya untuk Bulan, pemuda baik yang tak lain adalah kakak tingkat di kampusnya. Namun, hari-hari yang mereka lalui demi menyelesaikan misi itu membuat semesta dengan lancangnya menciptakan perasaan baru di hati Mentari. Perasaan yang tak seharusnya tumbuh, terlebih jika itu tertuju pada Bulan. Apalagi ketika Mentari sadar, bulan lebih indah bersama bintang, bukan matahari. Ketika hati Mentari kian terluka dengan rasa yang tak mungkin terbalas, semesta justru menambah luka dengan rentetan kisah masa lalu yang terpaksa harus direka ulang. Lalu, kapan sekiranya semesta akan memberi tanggal yang tepat untuk kebahagiaan Mentari? ⚠️Mengandung kata kasar dan hal-hal berbau perundungan. Do not copy my story! Amazing cover by Dhiya Moon Started : 20 Agustus 2022 Finished : 08 Januari 2023