"maaf kak" rinti Dina, memegang rambutnya yang ditarik oleh Dira.
"emang kata maaf, bisa membalikkan keadaan seperti 4 tahun yang lalu" ucap Dira, menarik lebi keras lagi rambut Dina. hingga terdengar suara rintisan dari Dina.
"ampun kak, Dina minta maaf"
"Lo seharusnya yang mati, bukan mama" ucap Dira penuh penekanan setiap kata
"maaf kak"
Dina yang sudah lesuh dan di basahi dengan air mata tak bisa berkata apa-apa, menerima perlakuan kakak kandungnya dan adik tirinya yang begitu kejih.
"maaf aja dari tadik!" geram Dira, melepaskan rambut Dina. beralih memegang rahang Dina.
"maaf" ulang Dina, samar-samar.
satu kalimat yang bisa keluar dari mulut Dina hanya kata 'maaf', tak akan ada yang bisa melindunginya lagi, selain dirinya sendiri.
semua telah pergi, bahagia
"gue akan mengambil semua apa yang Lo punya, termasuk Aril" ucap Tasya, adik tirinya.
"jangan perna Lo dateng dalam keluarga baru gue" tutur Dina penuh penekanan.
"dan Lo, cewek centil. jagan pernah lo deketin sama kak Deon dan kak Aril lagi. mereka hanya milik gue bukan elo" ucap Dira, menatap sinis
[BUDAYAKAN FOLLOW SEBELUM BACA]
[SIDERS DILARANG MENDEKAT!]
[CERITA INI MENGANDUNG UNSUR BAWANG! GUDANG NYA AIR MATA! DAN ALUR YANG PENUH TEKA-TEKI! PIHAK PENULIS TIDAK MENYEDIAKAN TISSUE! ATAU JASA MENGUSAP AIR MATA PEMBACA! JADI YANG GAK SUKA CERITA SAD, SAYA TIDAK MEMAKSA MEMBACA!]
Judul awal: Diary Depresiku
Untuk apa hadirnya keluarga jika hanya untuk menyiksa?
Untuk apa menggenggam cinta jika hanya membuat luka?
****
"Sebenernya,Alesan kamu maksa aku buat jadi pacar kamu apa sih?"
"Biar lo gak sembarangan pilih cowok."
"Lo kenapa sih Del pertahanin Wisnu yang jelas jelas gak suka sama Lo?!! Sadar Del sadar!!"
"Bukan wisnu yang gak suka sama Aku, tapi Wisnu yang belum suka sama Aku. Dan aku jamin cepat atau lambat, dekat atau jauh , lama atau sebentar kita bakal saling sayang. Kamu punya hak apa ngatur ngatur kehidupan Aku??"
"Karna gue suka sama lo," jawab Arya.
"Ferel dari dulu gak pernah suka sama Wisnu. "
Delia mengernyit "Kenapa bisa gitu sat?"
"Dendam masa lalu. Tentang cinta dan keluarga, " jawab Satria serius
Delia menatap lemah hamparan danau di depan nya "Wisnu,kenapa sih setiap kita mau bahagia sebentar aja, pasti ada aja orang yang berusaha buat kita pisah."
"Karna mereka gak suka liat kita bahagia Del," jawab Wisnu lantas mengecup sayang kening Delia.
Penasaran gak sih??? Skuy baca
Berbau bawang
Start 12 Desember 2020
Finish 29 Januari 2021
Jangan copy paste,
Cuma tulisan penulis amatir
Vote comment share 👌
Happy reading