RUANG HAMPA

RUANG HAMPA

  • WpView
    OKUNANLAR 37
  • WpVote
    Oylar 6
  • WpPart
    Bölümler 5
WpMetadataReadDevam ediyor
WpMetadataNoticeSon yayınlanan Sal, Ara 8, 2020
Cerita ini diambil dari kisah nyata sang penulis mengenai perjalanan cinta sang penulis. Aku adalah Rain yang selalu sibuk dengan semua urusan ku mulai dari kegiatan kuliah, membantu ibu juga bapak bertani serta tambahan tugas dari Ibu tentang sekolah SD nya, dan tugas kuliah lainnya yang sampai menumpuk. Dalam diri ku sama sekali tidak ada keinginan untuk mencintai atau di cintai oleh seorang lelaki karena bagiku semua lelaki itu buruk tidak ada yang tulus bahkan mementingkan fisik baru cinta. Tapi nyatanya semua itu mulai berubah ketika aku bertemu dengan teman lama ku tepatnya teman pertama ku ketika awal masuk kuliah di salah satu universitas di Kota Yogyakarta ada suatu rasa berbeda di dalam hati ku walau pun awalnya aku membenci nya karena kebodohan ku. Dia sosok lelaki bernama Essa yang mampu mengalahkan benteng prinsip ku. aku tidak tahu apakah ini cinta tulus ? apakah aku sedang bermimpi ? apakah kisah ku akan indah seperti dongeng cinderella? aku pun tidak tahu. ttd Raina.,
Tüm hakları saklıdır
#428
realstory
WpChevronRight
En büyük hikaye anlatıcılığı topluluğuna katılınKişiselleştirilmiş hikaye önerileri alın, favorilerinizi kütüphanenize kaydedin ve topluluğunuzu büyütmek için yorum yapın ve oy verin.
Illustration

Ayrıca sevebilecekleriniz

  • IGNITES (END)
  • Rannia√
  • my story
  • DUTRA AZALEA (COMPLETED)
  • Laskar Jingga
  • My Boy
  • East sky first love
  • Everything Happens for a Reason
  • Rindu Senin Pagi

(Tersedia Versi eBook) Mendengar namanya saja sudah membuat Wilona bergidik ngeri, apalagi bertemu dengan sosoknya langsung. Mungkin Lona akan kabur begitu melihat bayangannya saja. Jaglion, si cowok paling sadis 'katanya'. Bukan hanya wajahnya yang terlihat dingin, namun sikapnya juga sama. Wilona berharap tidak akan berurusan dengan cowok itu. Dia tidak ingin atmosfernya bersinggungan dengan Jaglion, meski tanpa sengaja. Namun takdir berkata lain. Hari dimana mereka bertemu adalah hari paling sial bagi Wilona. 🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮 "Jadi pacar gue atau jadi buronan?" Tawar Jaglion. "Lebih baik gue jadi buronan daripada harus jadi pacar lo!" Tolak Wilona. "Oke," Jaglion tersenyum smrik. "Gue kasih lo dua kesempatan dalam waktu 24 jam." "Dan gue nggak akan gunain kesempatan itu meskipun lo kasih waktu sampe setahun!" "Ingat, Lona, gue nggak kasih kesempatan itu ke orang lain." "Gue harap gue adalah orang lain itu," kukuh gadis itu. 🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮

Daha fazla bilgi
WpActionLinkİçerik Rehberi