The Tales of Agni

The Tales of Agni

  • WpView
    Reads 54
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jan 7, 2021
WpInfo
Fiction
Fantasy
Menjadi manusia memang selalu terpusat pada diri sendiri. Padahal jika benar-benar dilihat sekeliling, yang meliputi lapisan bumi jengkal demi jengkal bukan hanya makhluk ini. Maka dari itu adalah salah jika manusia berpikir bahwa mereka hanya tinggal sendiri dibalik satu dinding. Dimensi penuh oleh pintu dan jendela. Disalah satu pintu itu ada yang menuju pada Agni. Tidak ada manusia yang mampu mengetuk pintunya, apalagi sekedar menjejakkan kaki. Kalau kau tidak terlahir diciumi leluhur berarti kemungkinan kau mampu melihat Agni dengan kepala matamu sendiri adalah nihil. Agni toh hanya desa lelembut dengan daun momiji berguguran berselimutkan salju selamanya. Mereka berdoa pada leluhur yang telah memberkati Tuan Putri, mengenang arwah dan mengusir roh. Hanya itu yang orang-orang damai ini lakukan, jika sedang tidak menyalakan lentera sepanjang jalan. Namun api di Agni, tak akan kau temukan lagi dimana-mana walau menyelam ke dalam perut magma sekalipun. Pernah kah, kau... dibawa lupa diri oleh nyala bara kecil? Api-api ini mungil namun ditiup dengan benang merah tak lepas. Mereka menari dengan luwesnya di dalam lentera, diatas obor, di depan kuil, di pucuk lilin. Kecil memang, tapi hangatnya cukup untuk seribu tahun bagimu. Bagaimanapun juga... Selalu ada nyala api yang terbakar, di Agni.
All Rights Reserved
#90
multiverse
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Miracle Of Crystals
  • Free Lady : Alternis Time
  • Mereka yang Menunggu di Pintu
  • 𝐎𝐁𝐒𝐄𝐒𝐒𝐈𝐎𝐍 [ 𝚂𝚕𝚘𝚠 𝚄𝚙𝚍𝚊𝚝𝚎 ]
  • Perahu Kertas - The Story Of After Rain 2 [Reinkarnasi] || 48 {END}
  • Deja Vu (Miracle Of Tears)
  • RESURGERE: The Andalas of Nusan [CH]
  • RUMAH SINGGAH ✔️
  • Blue Sekali

Lyra, seorang siswi SMA di tahun ketiga tiba-tiba saja bermimpi bertemu dengan dua sosok wanita bersayap seperti malaikat yang wajahnya sangat mirip dengannya. Lalu apa yang terjadi? Sebagian manusia mulai menghilang. Orang-orang di sekitarnya mulai bersikap aneh. Kenapa mereka tidak menyadari jika orang-orang di sekitar mereka menghilang? Pertanyaan itu terus menghantuinya. "Percayalah dengan sihir." Kalimat itu menghantamnya untuk segera mempercayai sebuah dunia yang bahkan tak pernah terbesit di benaknya sekalipun. Sebuah dunia yang menyimpan kejahatan kelam di dalamnya. Kejahatan yang tertanam dalam sebuah kristal terkutuk yang menjadi penentu bagaimana dunia ini berakhir. Melalui perjanjian darah dengan iblis, mereka membuat iblis yang sebenarnya bangkit kembali untuk menguasai Alvlora dan membalaskan dendamnya. "Gadis petaka telah membunuh ratu kami bersama restu sang dewi, dialah seorang pendosa yang dicintai Tuhannya!" Hingga akhirnya ia tahu bahwa mereka yang telah ditakdirkan untuk menyatukan kembali retakan itu, akan melihat segala pengorbanan dalam pedang yang telah mereka hunuskan. Mereka yang ditakdirkan, memiliki tugas untuk menghentikan kutukan tak berujung ini. Namun, apakah mereka berhasil? [ Fantasy - (Minor) romance ] --- ✓Alur lambat

More details
WpActionLinkContent Guidelines