ARSENAL [HIATUS]

ARSENAL [HIATUS]

  • WpView
    Reads 1,285
  • WpVote
    Votes 244
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 1, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Genre : Romance - Anak SMA _____ Pemuda dengan sejuta pesona, tampan dan berwibawa. Sadis, arrogant, tempramental itulah sifatnya. Dipertemukan dengan gadis tomboy yang begitu keras kepala dan maunya menang sendiri. Bagaimanakah jadinya? Ketika mereka mulai menikmati waktu yang terus berjalan dan mulai menerima keadaan dengan mereka yang semakin dekat. Namun itu semua runtuh ketika salah satu dari mereka mengetahui fakta yang begitu mengejutkan dan tidak bisa di elak. "Kita sama namun Keyakinan kita yang berbeda. Aku tidak tahu sampai kapan aku bisa bertahan denganmu." -Gadis tomboy keras kepala. "Jika Tuhan mempersatukan kita karena hati yang saling menyukai lantas kenapa Tuhan memisahkan kita karena kepercayaan yang kita miliki?" -Lelaki tampan arrogant. _____ Baca Yokkk🖤🤗
All Rights Reserved
#9
beda
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LANGIT JINGGA (TAMAT)
  • Restu Tuhan
  • KITA yang selesai
  • KANARA [COMPLETED]
  • GASENDRA [ON GOING]
  • NOISY SOUL [Ongoing]
  • GALANG [SELESAI]
  • _||The Revenge.|| [-YTMCI STORY-]_
  • Perfect person
  • F A K E ? [End]

"Semua keinginan gue, gak pernah jadi kenyataan. Itu cara kehidupan menghukum gue." *** Aga, atau lebih lengkapnya Airlangga Putra Senja. Pangeran bermata kelabu paling sempurna abad ini dengan tatapan menghangatkan namun sorot mata yang terlihat begitu lelah. Ia memiliki segala yang diinginkan oleh teman-temannya. Ketampanan.Kecerdasan. Kekayaan. Bahkan kebaikan hatinya. Kecuali satu, fakta bahwa ia tak lagi memiliki minat apapun di dunia ini bahkan terhadap hidupnya sendiri. He almost perfect... Namun Caca membencinya. Tapi tunggu, sampai Aga tiba-tiba saja selalu muncul di dekatnya. Apa yang harus ia lakukan? Dan bagaimana jadinya ketika bom waktu yang terpendam dalam mata kelabu itu akhirnya meledak? Ini adalah kisah bagaimana kata-kata yang tak kau anggap berarti, terkadang mampu mendorong seseorang hingga ke tebing keputusasaan. ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖ "BENCI BANGET!" "Gue benci sama dia. TITIK. Jangan tanya alasannya kenapa kalo gak mau tuh luka gue bikin panjang sampe ke dagu, ngerti?!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines