Sweet Dreams

Sweet Dreams

  • WpView
    LECTURAS 22
  • WpVote
    Votos 12
  • WpPart
    Partes 3
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mar, jun 29, 2021
WpInfo
Ficción
Romance
Setiap hari aku selalu terbangun dari tidurku, yang biasa di sebut mimpi. Mimpiku ini memanglah membosankan, tetapi ada satu yang spesial buatku. Sesosok wanita yang selalu tersenyum manis padaku. Membuat mimpi itu menjadi indah. Namun hari itu, adalah mimpi terburuk buatku. Wanita itu duduk di bangku sebagai pengantin seseorang, dia tak lagi tersenyum untukku. Saat berjalan menuju kantor, aku menabrak seorang wanita memakai seragam PKL. Dia menunduk minta maaf lalu pergi. Tapi dia terasa familiar buat ku, seperti wanita yang ada di dalam mimpi. Kalau begitu aku akan jadikan dia milikku! Hai! Di sini saya adakah pemula, mohon kritik dan sarannya 😌 Saya juga mempunyai karya lainnya [Wonderful of journey] jika ada kesamaan antar tokoh, tempat, organisasi atau hal lain baik di sengaja ataupun tidak disengaja saya mohon maaf... Terimakasih selamat membaca Jangan lupa like, komen dan follow ❤️❤️ Instagram : dita.agrn_ Update : tidak menentu 😀
Todos los derechos reservados
#244
pengagumrahasia
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • [COMPLETED] 7 Days
  • Anak DESA ✔
  • Mahligai Adhyaksa #1 Unplanned Love Series
  • Me and You Are Too Different.
  • Lucid;Dream  Vol.00 : Lost In The Dream World.
  • "Singgah"
  • mr.bean Ibrahim  End|
  • Dependency ✓ [Sudah Terbit]
  • YOU ARE MINE (completed)

Apa yang akan kamu lakukan jika suatu hari kamu membuka mata dan menemukan dirimu berada di sebuah tempat asing tanpa satupun memori tersisa dalam ingatanmu? --- "Huh?!" Aku membuka kedua mataku ketika suara dentuman besar terdengar berdebam di kepalaku. Kedua bola mataku bergerak mengamati apa yang ada di sekitarku- sebuah rasa tak biasa kurasakan menelusup dalam benak. Sebuah perasaan asing. Namun pikiranku terasa begitu ringan-tak ada satupun yang melintas dalam kepalaku selain tiga hal tadi; jalanan malam, seorang wanita, dan sebuah ledakan besar. "Ugh-" Aku memaksakan diri terbangun dan sekujur badanku terasa sakit. Kuangkat kedua telapak tanganku yang berbalut perban. "Jalanan-gue kecelakaan kah?" Kuperhatikan sekitar dan aku tak sengaja menoleh ke sisi kananku. Jantungku seperti berhenti berdegup ketika kusadari bahwa aku tak sendiri di atas tempat tidur-seorang bayi lelaki berbaring di sebelah dan menatapku dengan kedua matanya yang membulat sempurna.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido