No Wife No Life

No Wife No Life

  • WpView
    LECTURAS 20
  • WpVote
    Votos 4
  • WpPart
    Partes 3
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, dic 5, 2020
WpInfo
Ficción
Romance
Hari ini tiba, Hari dimana Aku, Angger Tresfi melamar teman masa kecilku, tetanggaku, teman sekolah ku, dan pujaan hatiku, Arisa Stevie. Di acara reunian SMA Dery angkatan ke-24 ini, kukumpulkan keberanianku untuk mengungkapkan cinta yang telah kupendam selama ini, hanya kepadanya. Tanpa diduga, aku diterima secepat kilat!. Terkejut? Pasti, senang? Banget. Dan mulai dari saat itu, aku bersumpah untuk memberikan seluruh cinta & hidupku hanya untuk dirinya, selama - lamanya, sampai ajal menjemput!. Berbagai macam masalah tentu saja muncul dalam kehidupan pernikahan, seperti pertengkaran, kejadian kejadian tak terduga, tantangan untuk mempertahankan janji suci, bahkan pertentangan dari pernikahan itu sendiri. Tak semua pasangan dapat mempertahankan kesetiaan mereka saat perpecahan rumah tangga terjadi. Begitu juga kah dengan pasangan ini? Apakah akan ada badai yang cukup kuat untuk membuat mereka berpisah? Apakah pasangan ini dapat mempertahankan cinta & janji suci di usia yang sangat muda ini? Dan, Apakah mereka akan hidup bahagia sebagai sepasang suami istri?
Todos los derechos reservados
#10
newlyweds
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Become a Foreign 'Actist'
  • Pacar Halusinasi Ochi [SELESAI]
  • Antara Kita yang Tak Pernah Jelas
  • ASYHILA(COMPLETED)
  • Disguise... [END]
  • Raquilla
  • I'm Done [End]
  • Jejak Dalam Bayang

#The twin' sibling new life fanfiction Arhina Bertricia Yuriana. Jujur saja nama itu bagus. Sangat bagus untuk aksistensi yang akan hilang suatu hari nanti karena posisi ambigu yang muncul diantara tokoh kesayanganku! Tidak ada celah bagi penderitaan untuk Arhen dan Ariene. "Karena cuma saya yang akan menghilang, bisakah Anda memberi kebahagiaan pada adik-adik saya nanti?" "Entah trauma masa kecil atau penderitaan yang mereka rasakan selama ini ... saya yang akan membawa semuanya." Itu tekad terkuat yang pernah kuteguhkan. Hingga satu pertanyaan tak terduga dilontarkan ke-dirinya. "Apa kamu bahagia, Arin?" Saat itu, angin berhembus menusuk tulangnya-membuat tubuhnya bergetar dibawah ekspresi linglung. Bahagia? Aku? Yang akan menghilang ini? "..." Untuk sejenak, seluruh kenangan yang hampir dilupakan berkumpul menjadi satu. Kenangan yang tanpa disadarinya menjadi titik lemah terdalam dihatinya. Arhina menarik sudut bibirnya. "... Tentu saja ..." 'Bagaimana bisa aku tidak bahagia kalau tokoh kesayanganku bahagia?' Bahkan untuk menghilangpun ... tidak masalah.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido