SCHOOL Story

SCHOOL Story

  • WpView
    Reads 91
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Dec 14, 2020
WpInfo
Fanfic
Marvel
Masa sekolah itu adalah masa-masa yang indah walaupun menurut gue masa sekolah itu adalah masa yang banyak drama. Karena masa sekolah gue penuh dengan kisah cerita drama. Mulai dari drama pertemanan dan persahabatan, percintaan, pengorbanan, perjuangan mengikhlaskan dan masih banyak lagi. Dan inilah gue Natasha Anastasya dengan cerita sekolah gue,kalau kalian penasaran gimana cerita gue. Langsung klik aja cerita ini. Thank you. ________________________________________ Baca aja kalau penasaran,semoga suka. Warning: Typo bertebaran. Kata kata kasar. (Author sedang mengusahakan untuk bisa UP secara rutin) Start : 05 - Dec - 2020 End :
All Rights Reserved
#487
mengikhlaskan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Taken Slowly
  • About YOU
  • Pal In Love
  • 🎀Sahabat Jadi Cinta🎀
  • Rahasia Rasa (COMPLETE)
  • Keyra's Style (REVISI)
  • Dua Sisi (TAMAT)
  • Beruang Kaludra [Terbit]
  • Tentang Kita
  • Friendzone

MAUVE Diawali dengan jatuh cinta pada pandangan pertama. Di atas bus pada suatu sore sepulang latihan tari. Aneh rasanya, gue yang suka nge-cover dance K-Pop di media sosial dan cuma buka buku pelajaran kalau besok ada ujian, naksir cowok yang selalu peringkat satu di kelas dan hobinya adalah belajar. Tapi, cinta emang kayak gitu, 'kan? Memunculkan hal-hal baru yang lo enggak tahu ada di diri lo. MILO Jatuh cinta sama sahabat sendiri dan ketahuan? Dan, demi menyelamatkan muka, mau-mau aja diajak pura-pura pacaran sama teman sekelas yang terang-terangan naksir elo? Yap, tepat itulah yang gue lakukan. Kesalahan besar karena hidup gue yang tenang jadi berisik seketika. Cewek satu itu begonya enggak nanggung-nanggung dan mulutnya enggak pernah berhenti ngomong. Yang ada di otaknya cuma nari dan malas-malasan. Kemudian, pada satu titik, mendadak aja kehadirannya bikin gue terbiasa.

More details
WpActionLinkContent Guidelines