Siren Legends

Siren Legends

  • WpView
    Reads 106
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Dec 29, 2020
Setiap mahluk ciptaan tuhan pasti terdapat kekurangan dan kelebihan. Seperti halnya siren, tercipta dari sebuah kutukan yang ditujukan kepada orang yang patah hati akibat cinta, atau di khianati. Menjadi siren bukanlah perkara mudah, kalian juga pasti sudah tau bahwa siren adalah pengembara laut yang lebih suka menyendiri. Mengembara lautan mengarungi luasnya samudera mencari orang yang patah hati tuk di jadikan siren agar mereka dapat kembali menjadi manusia. Hal yang sama terjadi padaku, karena kejadiaan malam itu aku harus menjadi siren tuk selama-lamanya. Apakah aku bisa menjadi manusia lagi tanpa harus mengorbankan manusia lainya? penasaran? di baca.... bakal up 2 kali 1 Minggu mungkin 1 part 2 part 3 part yang penting up(◠‿◕)
All Rights Reserved
#486
happyending
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DALAM DETAK (SELESAI)
  • Alamanda (Telah Terbit)
  • I'm not Raya [√]
  • Snow Lantern: The Heart of The Sea (DreamSMP Fanfiction)
  • SIREN OF CURSE [LENGKAP]
  • Sea [Queen Of The Night Sea]
  • I LOVE MIMA (Lurah Family)
  • AKSARA LARA(END)
  • Mirror Of Me

[ CERITA DIPRIVASI ] Semua orang berlomba bergaya, bekerja, berkomunikasi demi mendapatkan satu rasa yang disebut; Cinta. Hingga lupa pada takdir yang tak selalu menuruti kehendak, sebab ada empunya. Kalau saja cinta selalu seindah bait puisi milik Penyair ternama, mungkin perjuangan benar tak ada artinya. Namun, lagi-lagi, konspirasi alam tak pernah memiliki jadwal. 'Ia' berputar semaunya. Mengitari manusia yang tanpa tahu malu terus berangan. Atau ... justru mendukung mereka para pesimis. Apakah ketika mencintai, kau selalu siap dengan patah hatinya? Hei, kedua hal itu adalah paket wajib yang tak akan bisa kau pilih salah satu. Percayalah, senikmat apa pun cinta yang kaurasa hari ini, kelak alam akan memintanya untuk menghancurkanmu. Menjadi kepingan raga, rasa yang hancur dan kau menderita. Apakah menakutkan? Tidak. Karena manusia selalu merasa dirinya yang terhebat. Berpikir mampu bertahan dalam duka yang teramat. Berangan mampu mengubah cinta menyiksa menjadi bahagia penuh euforia. Bukankah manusia itu makhluk paling serakah? Ia tidak pernah berpikir, kalau segala sesuatu memiliki batas. Kecuali, Sang Pencipta. Maka, beginilah ritmenya; Cinta-->Bahagia-->Jenuh-->Luka-->Mengakhiri/Memperbaiki? Selamat Membaca! Salam, Curious_ Ditulis-Diakhiri: Maret 2017

More details
WpActionLinkContent Guidelines