We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Bersama mu

Bersama mu

  • WpView
    Reads 27
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Dec 13, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Aku harus banting tulang untuk memenuhi kebutuhan hidup, belum lagi aku harus fokus sekolah.saat ini aku masih duduk di bangku kelas 3 SMA. Tahun ini aku harus giat mengumpulkan uang untuk kelulusan ku nanti. Aku sangat senang memiliki teman banyak ,namun di samping itu pasti banyak teman yang tidak menyukaiku,termasuk dia yang selalu mengganggu kehidupan ku. Aku pernah berpikir kalau dunia ini sempit,selalu bertemu dengannya di mana pun. Sampai akhirnya kami melakukan pacaran kontrak hanya untuk menutup mulut satu sama lain. Yang mengejutkan ternyata dia adalah saudara tiri ku, akhirnya kami tinggal satu atap.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SELESAI (Say Goodbye)
  • Ayesha Transmigration
  • AWAL
  • Here I'm Waiting For [You]~(END)
  • Three Idiot Girls  ✔
  • PaSuTrik (Pasukan Suami-istri Prik)
  • Arsyilazka
  • Abah Dosen [COMPLETED] | TAMAT
  • ANTAGONIS MOTHER || REVISI

Izinkan aku mengungkap sesuatu hal yang menurutku penting, izinkan aku mengungkapnya untuk yang terakhir kali. Rasanya berat jikalau harus melupakan orang yang dulu selalu bersama kita, setelah semua yang kita lewati bersama, tapi apa boleh jika takdir tidak berpihak sama kita. Aku terlalu berlebihan mempunyai rasa yang lebih dari teman tapi kamu harus tau semua perhatian yang kamu beri itu menumbuhkan rasa yang lebih dari pada seorang teman, dan harapan aku sangat besar tentang perasaan kamu. Untuk yang terakhir kali dan semoga ini yang terakhir dan tidak ada lagi sosok aku dihidup kamu, maafkan aku telah menyukaimu lebih dari seorang teman, kenal kamu itu adalah sebuah anugrah disaat aku sudah tidak mau mengenal cinta lagi tapi kamu datang sebagai teman yang memberikan harapan lebih ke padaku. Rasanya campur aduk antara berterimakasih karena kamu datang atau maaf karena aku berlebihan, dengan melihat kamu yang sekarang bahagia diluar sana aku ikut senang. Jikalau suatu saat nanti kamu sudah bertemu dengan yang lebih sempurna taruhlah aku dibagian kecil ingatanmu, jadikan aku sebagai sejarah yang sering kamu pelajari setiap harinya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines