"Jika aku bisa mengulang semuanya..." "Aku akan memastikan aku tidak terlambat." Kakashi berdiri di depan tugu peringatan. Matanya menelusuri nama yang terukir di sana-Shizuka Kazehana. Angin sore berhembus pelan, membawa kenangan yang sudah lama ia coba lupakan. Tapi tak peduli berapa lama waktu berlalu, rasa sesak itu tetap ada. Ia terlambat. Ia menyadari perasaannya ketika semuanya sudah berakhir. Ia membaca suratnya. Namun, kata-kata itu tak akan pernah bisa ia balas. Lalu, tiba-tiba-gelap. Saat Kakashi membuka matanya, ia tidak lagi berdiri di depan tugu peringatan. Sebaliknya, ia melihat seorang wanita berdiri di hadapannya. Rambut panjang kecokelatan berkibar, dan mata cokelatnya menatapnya dengan bingung. "Kenapa kau melihatku seperti itu, Kakashi?" Jantungnya berhenti sejenak. Shizuka Kazehana masih hidup.
More details