Cinta Pertama Di Cafe Pelangi

Cinta Pertama Di Cafe Pelangi

  • WpView
    Lecturas 12
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadConcluida lun, mar 15, 2021
WpInfo
Ficción
Romance
Cerita ini mengisahkan tentang seorang lelaki yang bertemu dengan seorang wanita yang kemudian saling jatuh hati. -Reskyana Reva Anjani, seorang pemilik Cafe Pelangi di jalan Magar 772. Di suatu hari, ada pelanggan yang bernama Yuna Revan Arindra yang berkumpul bersama beberapa sahabat dan sepupu nya yaitu Dona sepupu Revan, Arfa, Gilang, dan Ana. -Ana tak sengaja menyenggol Ratih (pelayan) yang sedang membawa minuman ke meja nomor 12. Kamudian pelayan itu pun berkata "Tolong berhati hati saat berjalan Nona! Saya akan kena marah dengan pemilik Cafe ini bila ada suatu masalah!" -"Owh, saya minta maaf ya" Katanya sambil mengejek pelayan yang bernama Ratih itu. "Memang nya sepenting apa minuman dan satu porsi mie kwetiaw itu ha? Memang berjuta juta ya?" Ejek nya lagi. "Ana Ryana -Merasa ada yang tdk beres, Reva pun segera masuk ke Cafe milik nya dan berkata "Ada keributan apa ini?" Tanya Reva semasa datang membuka pintu Cafe. Semua pun terdiam seketika. -"Nona Reva" Kata Ratih gemetar. "Sa-say-saya" Kata kata Ratih pun terpotong ketika melihat tatapan Reva yang tajam bagai rantai besi. "Ana Ryana" Reva menatap tajam wajah Ana dengan rasa amarah dan benci yang mengawal diri nya. -"Hey! Kamu apa apaan sih?! Ana ini temen sekaligus rekan saya tau!" Saat mengatakan itu, rasa yang aneh muncul di hati Revan. Begitu pun juga dengan Reva. Suasana menjadi tegang seketika. Tangan Reva pun menjadi dingin dan gemetar. Revan pun merasa detak jantung nya sedikit berdetak lebih cepat. Apa yang sebenar nya terjadi pada perasaan Revan dan Reva?? Langsung di baca saja ya:) Tokoh utama : «Reva «Revan «Feliz Tokoh lainnya : «Arfa «Dina «Feni «Heni «Sasya «Gilang «Haris «Dona «Rere «Yuka «Ana Selamat membaca ^·^ #cerita ini hanya hayalan semula Author yah:) Kalau ada kesamaan tokoh atau nama, itu tak sengaja ^·^ Jangan pikir macam macam.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  •  CHARIVA SQUAD
  • Tentang Cia | end
  • Dari Gavin, oleh Gavin, dan Untuk Gavin!
  • Menikah Dengan Mantan? (END)
  • (LENGKAP | SELESAI REVISI) Hello... Dudaku... (Sequel Off M.Gant)
  • ANNISA {ON GOING}

"semoga kita selalu bersama sama ya,"ucap gadis cantik berambut sebatas pinggang yang bernama tag Chariva. "semoga aja," jawab laki laki berparas tampan yang sedikit acak acakan bernama tag Adit. "senjanya indah banget,"ucap Riva dengan senyuman. "Namanya juga senja de," jawab Randi yang tengah bermain hp. Setelah sekian lama berdiam diri dengan kegiatan mereka masing masing. Tiba tiba Riva bangkit dari duduknya dan pergi entah kemana. "Barudak,"panggil Soni. "Naon?"saut Sandi. "Kenapa tuh si ademalah pergi," tanya Wisnu yang keheranan. "Gak tau tuh," jawab Adit. Baru saja di bicarakan, tiba tiba Chariva datang dengan membawa kantong plastik di tangannya. Setelah di buka kantong plastik itu, ternyata berisikan es krim yang baru saja di beli oleh Riva di depan sana. "Widih beli es krim Ade beli?" Tanya Adit seraya bangkit dari duduknya untuk mengambil es krim miliknya. chariva yang di tanyain seperti itu tentunya mengangguk. "iya a," ucap Riva sambil membuka bungkus es krim miliknya. Saat es krim milik Riva terbuka, dia mengoleskan sedikit es krim itu ke tangannya dan mengarahkan tangan yang terkena es krim itu ke arah Adit. "Riva," reflek Adit saat tangan Riva yang terkena es krim itu berhasil mengenai wajah Adit. "Hahaha ," tawa Riva seraya berlari agar tidak bisa tertangkap oleh Adit yang juga ingin mengoleskan es krim. Saat Chariva dan Adit sibuk berlarian di situ Randi, Sandi, Soni dan Wisnu hanya duduk memakan es krim dan memandangi kedua orang tersebut itu. "Lucu ya," ucap randi seraya memakan es krim miliknya. "Iyaa semoga bisa terus kayak gini," Jawab Soni dengan memakan es krim dan memotret dua orang tersebut itu dari jarak jauh. "hahaha," tawa mereka bersama. senja ini menjadi saksi kedekatan antara mereka berenam. Semoga mereka bisa terus seperti ini sampai nanti.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido