A TASTE

A TASTE

  • WpView
    Reads 2
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Dec 5, 2020
"LION BANGSATTTTT.. !!!!!" Teriak gadis berambut hitam sambil berlari ditengah koridor. "LIOOONNNN, BALIKIN BUKU GUE...!!! Teriak gadis itu lagi. Teriakan gadis itu tidak digubris malah semakin lari menjauh. "Awas aja ya lu Lion, kali ini lo boleh lolos tapi engga nanti" ucap nya sambil smrik. Kalo bukan karena suka udah gw bunuh lo,Lion-Queenshaka Aline Brake. Gue baru turun dari motor kesayangan gue, gue melihat musuh bebuyutan gw dari kelas X lewat koridor depan gue seketika gue punya ide. Jalan perlahan, sepertinya dia tidak sadar saat gue mendekat, dan happ... Gue liat dia kaget gue langsung lari tanpa menghiraukan teriakan dia "Hahahaha,, lumayanlah olahraga pagi" gumamnya. "Ngapa lu Yon?" tanya Reza teman sebangku Lion. "Biasa, lu tau kan?! Hahahah" menaik turunkan alisnya sambil nunjukin buku ditangannya. "Masih pagi udah nyari masalah" ujar Reza. Gue suka sama lu tapi gue bingung ngungkapinnya - Liondra Oliver Denz
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • IGNITES (END)
  • She is fake nerd?✔(Proses Revisi)
  • AKSENIO
  • ALYA (END)
  • Say My Name
  • Bad Girl VS Bad Boy {END}
  • Legatha [END]
  • 365 Day's to Fall in Love
  • Arsyilazka
  • RIAREZ : dendam dalam cinta (END)

(Tersedia Versi eBook) Mendengar namanya saja sudah membuat Wilona bergidik ngeri, apalagi bertemu dengan sosoknya langsung. Mungkin Lona akan kabur begitu melihat bayangannya saja. Jaglion, si cowok paling sadis 'katanya'. Bukan hanya wajahnya yang terlihat dingin, namun sikapnya juga sama. Wilona berharap tidak akan berurusan dengan cowok itu. Dia tidak ingin atmosfernya bersinggungan dengan Jaglion, meski tanpa sengaja. Namun takdir berkata lain. Hari dimana mereka bertemu adalah hari paling sial bagi Wilona. 🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮 "Jadi pacar gue atau jadi buronan?" Tawar Jaglion. "Lebih baik gue jadi buronan daripada harus jadi pacar lo!" Tolak Wilona. "Oke," Jaglion tersenyum smrik. "Gue kasih lo dua kesempatan dalam waktu 24 jam." "Dan gue nggak akan gunain kesempatan itu meskipun lo kasih waktu sampe setahun!" "Ingat, Lona, gue nggak kasih kesempatan itu ke orang lain." "Gue harap gue adalah orang lain itu," kukuh gadis itu. 🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮

More details
WpActionLinkContent Guidelines