AFINITAS
  • WpView
    Reads 141
  • WpVote
    Votes 46
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Dec 26, 2020
_Alkil Ganandra&Alkana_ AFINITAS "Kecenderungan senyawa untuk membentuk ikatan dengan senyawa lainnya" *-* "Lo siapa gue,sih?" tanya Alkil sadis,membuat Alkana mengingat-ngingat doa sebelum tidur. "hmm..." "Keluarga? Bukan!" "..." "Pacar? Nauzubillah!" "..." "Sahabat? Amit-amit!" "..." "Teman?ck! Kayak SDM di Bumi udah hangus aja." Alkil terlihat bingung,lebih baik otaknya dipakai ngapalin tabel periodik dari pada memikirkan hal yang membuat perasaanya campur aduk. " Tapi...kenapa hidup gue berporos sama Lo?" Alkana berbinar, pernyataan Alkil barusan membuat hidungnya terbang tinggi ke angkasa." Alkil?" "Apa?" "Mau tau kenapa itu bisa terjadi?" "Enggak!" "Harus mauuuu!" "Ogah." "Ishhh." *-* Jangan baca! kisah ini teraneh sejagat raya. Nanti anda tertawa seperti orang gila atau menangis seperti pengemis. kok masih disini? jangan baca! Beneran, jangan!! tapi nih,ya... kalau mau silahkan, asal siapkan Baygon campur madu plus air comberan. Siapa tau nanti anda keselek. ngehehe kisah ekstrim komedi remaja yang akan membuat anda mati rasa. Bukan hanya cinta, tapi juga ilmu kimia. ∆ nyari karya sempurna? Silahkan balik kanan.
All Rights Reserved
#15
alkana
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BarraKilla
  • JASA [TAMAT]
  • We Are One
  • ARKAN |END| Belum Revisi
  • Strong Girl Michella (END)
  • K.I.T.A
  • THE CLIMB [Completed]
  • ALSTARAN [END]
  • LOVE STORY QIANARRA

LENGKAP! Follow akun ini sebelum baca🐧 Warning! Peringatan! Cerita ini bisa membuat kalian mengumpat, menangis, dan tertawa (jika satu SELERA)🍭 "Barr, aku juga nggak tahu kenapa Raden nyium aku." "Shit! Diem, Bego!" "Maaf." "Tahu nggak, kenapa gue nerima lo jadi pacar gue? Padahal lo yang nembak gue duluan di UKS dengan nggak punya malunya." "...." "Lo itu menyedihkan, Killa. Sangat menyedihkan. Gue selama ini cuma.... kasihan sama elo." "Barra, dada aku sakit." "See? Lo minta dikasihani lagi?" "Maaf." "Dan lo selalu mengatakan maaf biar lo semakin dikasihani." "Barra, kamu beneran mau aku pergi?" "Lo masih mau di sini? Nggak tahu diri banget. Habis ciuman sama suami orang, masih mau sama gue. Karena cuma gue yang bisa ngasih lo segalanya. Gue jijik sama elo." "Makasih, ya, udah mau jadi pacar Killa. Udah mau bahagiain Killa. Hehehe. Kita akhirnya pisah." "Gue nggak mau lihat lo lagi." "Hehehe." "...." "Barrabas Mahesa, makasih udah pernah jadi yang terbaik buat Killa." I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. Titik tertinggi mencintai adalah tahu diri untuk menerima sebuah kehilangan. "Barra, kenapa cara kamu mencintai aku kayak gini?" • Demi kenyamanan Anda saat membaca, disarankan memfollow akun penulis terlebih dahulu. • Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dalam cerita ini tanpa izin tertulis dari penulis. Semua yang ada dalam cerita ini murni hasil pikir penulis, maaf jika ada kesamaan nama, tempat, karakter, dan sebangsa itu. Selamat membaca!

More details
WpActionLinkContent Guidelines