We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Answer! - [ END ]✔️

Answer! - [ END ]✔️

  • WpView
    Reads 1,530
  • WpVote
    Votes 1,463
  • WpPart
    Parts 34
WpMetadataReadComplete Fri, Aug 19, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
Hanya cerita tentang hari-hari setelah kepergian mamah. Menjadi beban Raka yang kini menjadi penopang hidupnya. Berusaha berdamai dengan keadaan, bangkit tanpa penyanggah, senyum tanpa beban, dan melangkah tanpa dorongan. Iya, hanya kisah pahit manis sepasang kakak dan adik bertabur sedikit perasaan aneh yang kian melunjak. Raka yang semakin posesif. Reva yang semakin egois. Hingga keduanya dihadapkan dengan kenyataan pahit. Sebangsat inikah proses pendewasaan tanpa Mamah? Doc. 3 Des 2020 End. 11 July 2022
All Rights Reserved
#45
reva
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • This Really Hurts [END]
  • Stop It, Darka! [END]
  • Rakasya {END}
  • THE GIRL IS LESS{fortunate}
  • About Time (End)
  • Rekal Rara [END]
  • Rara & Reyhan (End)
  • Raga Arga  [Sudah Terbit]
  • AYARA [END]
  • Kalaya [END]

[Teenfic, Friendship, Angst, Romance] ~Second Story~ 🎖 # 1 Penderitaan - 24 Mei 2023 🎖 # 1 Angst - 28 Januari 2022 🎖 # 1 Kesedihan - 7 Januari 2022 🎖 # 1 Rapuh - 14 Agustus 2021 🎖 # 1 Hancur - 25 Agustus 2021 🎖 # 1 Broken - 30 Agustus 2024 🎖 # 2 Lelah - 29 Maret 2023 🎖 # 3 Keluarga - 16 Agustus 2022 🎖 # 4 Sakit - 28 Januari 2022 Do not plagiarize if you feel you are not trash! Cover by Pinterest ...... Latisha, seorang gadis tangguh yang selalu berusaha menyembunyikan kerapuhannya dari orang-orang sekitar. Sedari kecil ia mengalami berjuta kepedihan. Dimulai dari tak dianggapnya ia oleh kedua orang tuanya sendiri karena sebuah kejadian buruk di masa lalu. Dijauhi dari pergaulan sebab dianggap munafik. Hingga mengidap penyakit kronis yang mematikan. Tidak ada kata bahagia sama sekali di dalam hidupnya, sampai-sampai dia selalu memohon agar tak diberikan kesempatan lagi untuk bisa membuka kedua mata di pagi hari. Gila memang, tapi dia tidak berbohong. Dia ingin menyerah, namun tak pernah bisa. Dia tak bisa pergi meninggalkan dua orang yang sangat dia sayangi, yaitu adik dan teman sekaligus sahabat pertama yang dia punya. Seorang sahabat yang telah berhasil membuat dia kembali mengenal senyum dan tawa. Seorang sahabat yang sudah dia anggap seperti keluarga. Seorang sahabat yang tanpa sadar dirinya cintai.

More details
WpActionLinkContent Guidelines